### Dinas Kesehatan Pastikan Penyedia Catering Harus Memenuhi Standar

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten OKU, Deddy Wijaya SKM MKes.
TRANSPARANN.COM, BATURAJA – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diinisiasi oleh Presiden Republik Indonesia, H Prabowo Subianto, menjadi salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan gizi masyarakat. Namun, pelaksanaan program ini di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) masih menghadapi kendala. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten OKU, Deddy Wijaya, SKM, mengungkapkan bahwa hingga saat ini Badan Gizi Nasional (BGN) di tingkat kabupaten belum terbentuk.
“BGN ini Badan tersendiri atau Badan khusus. Saat ini, masih diambil alih oleh Kodim 0403 OKU,” ucap Deddy.
Sebelum BGN terbentuk di Kabupaten OKU, lanjut Deddy, nantinya, BGN pusat menunjuk catering yang ditunjuknya. Nah, sampai saat ini belum ada catering yang ditunjuk. Kalau seandainya sudah ada catering yang ditunjuk oleh BGN pusat, Dinas Kesehatan OKU akan turun ke lapangan.
Also Read
“Untuk memastikan catering tersebut, memenuhi syarat atau tidak terkait higienis, sanitasi, orang yang menyiapkan makan tersebut sudah memenuhi standar atau belum, melakukan inspeksi kesehatan lingkungan,” terang Deddy.
Ditegaskan Deddy, untuk mensukseskan Program MBG, pihaknya melaksanakan sesuai Surat Edaran Kementrian Kesehatan RI Nomor : HK.02.02/C/3191/2024 tentang Dukungan Pelaksanaan, Pembinaan dan Pengawasan Keamanan Pangan Olahan Siap SajiPada Program Makan Bergizi Gratis terkait peran Dinas Kesehatan Propinsi, Kabupaten/Kota dan Puskesmas untuk mensukseskan Program Makan Bergizi Gratis.
“Jika penyedia makanan tersebut telah ditunjuk, kami (Dinkes OKU) memastikan penyedia makan bergizi gratis sudah memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), memenuhi persyaratan standar Badan Gizi Nasional sesuai dengan standar Jasa Boga golongan B serta memastikan semua proses tahapan pengelolaan pangan sesuai dengan standar keamanan pangan dan masih banyak lainnya yang harus kita awasi,” ungkap Deddy. (bet)













