### Cetak Dokter Asli Daerah untuk Pelosok

Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan Bupati OKU H Teddy Meilwansyah dalam pertamuan di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dalam rangka penandatanganan kesepakatan Bersama dan perjanjian kerja sama UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan Pemerintah Kabupaten OKU.
TRANSPARANN.ID, OKU – Pemerintah Kabupaten OKU resmi memulai program beasiswa pendidikan kedokteran. Program ini menyasar pelajar berprestasi yang kurang mampu.
Bupati OKU, H Teddy Meilwansyah, telah menandatangani MoU terkait program ini. Kerja sama tersebut terjalin dengan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Penandatanganan perjanjian kerja sama ini berlangsung pada Kamis (12/3).
Latar Belakang Program
Also Read
Teddy ingin mewujudkan mimpi anak dari desa terpencil. Ia bertekad kuat mencetak dokter andal dari putra daerah. “MoU ini adalah pijakan memajukan Kabupaten OKU,” jelasnya.
Ide beasiswa ini muncul saat masa kampanye lalu. Banyak warga pelosok mengeluhkan mahalnya biaya pendidikan tinggi. Mereka ingin anak-anaknya kuliah namun terhalang masalah finansial.
Solusi Kesehatan di Pelosok
Selain masalah biaya, pelayanan puskesmas di pelosok juga kurang maksimal. Warga sering kesulitan menemui dokter yang bertugas. Padahal, penyakit tidak pernah mengenal waktu.
Oleh karena itu, OKU sangat membutuhkan dokter asli daerah. Dokter lokal tentu akan menetap di lokasi tugasnya. Kondisi ini pasti akan memudahkan masyarakat untuk berobat.
Proses Seleksi dan Pembiayaan
Pemkab OKU akan menyeleksi peserta di tingkat kabupaten. Syarat utamanya adalah berprestasi dan berasal dari keluarga tidak mampu.
Peserta yang lolos akan berkuliah di Fakultas Kedokteran UIN Jakarta. Selanjutnya, pemerintah daerah akan menanggung seluruh biaya pendidikan mereka. Bupati berharap program ini membuat OKU semakin maju dan terdepan. (*)
















