### Panduan Kemenkes untuk tubuh tetap bugar

TRANSPARANN.ID – Menyambut Ramadan 1447 H, Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes) merilis panduan kesehatan. Tujuannya agar masyarakat menjaga pola makan selama berpuasa. Pemerintah ingin warga tetap bugar dan selalu bertenaga.
Perubahan waktu makan menjadi dua kali sehari membutuhkan adaptasi. Oleh karena itu, Kemenkes memberikan imbauan khusus. Hal ini mereka sampaikan melalui akun Instagram resmi http://@kemenkes_.
Pakar kesehatan menyebut Ramadan sebagai momentum untuk perbaikan gizi. Namun, salah memilih makanan membuat tubuh menjadi mudah lemas. Langkah pertama adalah mengatur menu makan saat sahur.
Also Read
Sahur bertindak sebagai sumber energi utama selama berpuasa. Kemenkes menyarankan konsumsi karbohidrat kompleks bagi masyarakat. Contohnya adalah nasi merah, roti gandum, atau gandum utuh. Makanan ini melepaskan energi secara perlahan di dalam tubuh.
Selanjutnya, tambahkan protein berkualitas tinggi seperti telur dan ikan. Protein berfungsi untuk memperbaiki jaringan tubuh secara optimal. Jangan lupa mengonsumsi sayur dan buah yang tinggi serat.
Bayam dan kurma sangat efektif untuk mencegah dehidrasi. Sebaliknya, hindari makanan yang terlalu pedas dan berminyak. Makanan tersebut memicu rasa haus dan gangguan pencernaan.
Langkah kedua adalah bersikap bijak saat berbuka puasa. Waktu berbuka bertujuan untuk memulihkan energi tubuh secara bertahap. Namun, pemerintah melarang kebiasaan makan berlebihan saat berbuka.
Hindari konsumsi gorengan dan takjil manis secara berlebihan. Mulailah dengan mengonsumsi makanan ringan secara perlahan. Air putih dan kurma cepat memulihkan kadar gula darah.
Setelah itu, lanjutkan dengan porsi makanan bergizi seimbang. Gabungkan karbohidrat, protein, lemak sehat, dan serat secukupnya. Masyarakat harus mengontrol porsi untuk mencegah sistem pencernaan kaget.
Pastikan Anda minum delapan gelas air putih setiap hari. Aturan minum ini berlaku mulai waktu berbuka hingga sahur.
Pemenuhan nutrisi wajib selama bulan Ramadan sangatlah krusial. Tubuh butuh vitamin dan mineral untuk menjaga daya tahan. Selain nutrisi makanan, manajemen energi harian juga sangat berpengaruh.
Tidur yang cukup mampu mencegah rasa lelah yang berlebihan. Masyarakat bisa melakukan olahraga ringan setelah berbuka puasa. Hindari pekerjaan fisik yang terlalu berat pada siang hari.
Terakhir, jaga kesehatan mental untuk menstabilkan emosi Anda. Pikiran positif dan ibadah rutin efektif mengurangi tingkat stres. Melalui panduan ini, warga bisa merasakan manfaat Ramadan secara maksimal. (*)
















