
Pj Bupati OKU, H Teddy Meilwansyah didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten OKU, Deddy Wijaya, menyerahkan bantuan kepada warga korban banjir di Desa Lubuk Kemiling, Kecamatan Peninjauan Raya.
TRANSPARANN.COM, BATURAJA – Sabtu (11/5), PJ Bupati OKU H Teddy Meilwansyah SSTP MM MPd kembali turun langsung meninjau dan memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak banjir di Kecamatan Kedaton Peninjauan Raya (KPR).
Desa Lubuk Kemiling, salah satu wilayah terparah yang terendam banjir, mendapat perhatian khusus dari H Teddy. Bahkan Desa yang terletak di seberang sungai Desa Sukapindah ini terisolir karena akses menuju desa tersebut terputus akibat banjir.
Also Read

Pj Bupati OKU, H Teddy Meilwansyah foto bersama warga Desa Lubuk Kemiling, Kecamatan Kedaton Peninjauan Raya.
Menggunakan perahu ketek dan Perahu karet BPBD OKU, H Teddy bersama rombongan meluncur dari Desa Suka Pindah menyusuri Sungai Ogan menuju Desa Lubuk Kemiling dengan waktu tempuh sekitar 30 menit.
Setibanya di Desa Lubuk Kemiling, H Teddy disambut hangat oleh warga setempat yang menceritakan dampak banjir yang melanda desa mereka.
“Pemerintah Kabupaten OKU selalu siap mendampingi dan membantu mereka dalam menghadapi cobaan ini. Alhamdulillah kita bisa menembus Desa Lubuk Kemiling, Kecamatan Kedaton Peninjauan Raya yang menjadi salah satu Desa Terisolir banjir,” kata Teddy, menunjukkan komitmen pemerintah dalam membantu masyarakat terdampak.
Selain meninjau banjir, Teddy juga menyerahkan bantuan berupa sembako, mie instan, telur, peralatan tidur, perlengkapan mandi, perlengkapan bayi, dan obat-obatan.
H Teddy bahkan merencanakan pembukaan dapur umum di Desa Lubuk Kemiling untuk membantu warga yang kesulitan mendapatkan makanan.
“Jika memungkinkan hari ini kita akan buka dapur umum di Desa Lubuk Kemiling, karena sejak banjir warga di Desa tersebut kesulitan mendapatkan bahan makanan, semua warung tutup semua karena hampir seluruh wilayah Desa Lubuk Kemiling terendam Banjir,” jelasnya.
Teddy berharap banjir ini cepat surut sehingga masyarakat yang terdampak banjir bisa beraktifitas normal kembali.
“Mudah-mudahan semua bisa terbantu, ini kami ingin menunjukan bahwa mereka (masyarakat terdampak banjir red) tidak sendirian dalam menghadapi cobaan ini. Asa kami pemerintah daerah yang selalu siap dan setiap mendampingi dan membantu mereka,” tukasnya.
Menurut Teddy bantuan yang telah diberikan tidaklah seberapa namun setidaknya bantuan ini bisa sedikit membantu dan meringankan beban masyarakat yanng terdampak banjir.
“Bantuan ini memang tidak bisa mengganti yang hilang tidak bisa mengobati duka banjir ini, namun palinh tidak bantuan ini bisa sedikit membantu dan meringankan beban msyarakat yang terdampak banjir,” tandasnya.
Sementara itu Kepala Desa Lubuk Kemiling, Johan Safri, menyampaikan terima kasih atas kunjungan dan bantuan langsung dari Teddy. Dia menggambarkan betapa parahnya situasi dengan hampir seluruh rumah warga terendam banjir.
Johan Safri mengatakan, banjir besar ini pertama kali terjadi sejak beberapa puluh tahun yang lalu, banjir ini hampir merendam seluruh rumah warga di Desa Lubuk Kemiling.
“Hampir seluruh wilayah Desa terendam banjir, yang paling parah ada 23 rumah Depok yang terendam sisanya rumah panggung yang ketinggian air mencapai hampir 2 meter,” tuturnya.

Pj Bupati OKU, H Teddy Meilwansyah foto bersama warga Desa Lubuk Kemiling, Kecamatan Kedaton Peninjauan Raya.
Pada kesempatan itu Johan mengucapkan terimakasih kepada Pj Bupati OKU, H Teddy Meilwansyah yang telah datang langsung melihat kondisi masyarakat di Desa Lubuk Kemiling yang terdampak banjir.
“Kami mengucapkan ribuan terimakasih kepada Pj Bupati OKU H Teddy Meilwansyah yang telah melihat langsung kondisi desa dan warga kami, kami juga berterimakasih atas bantuan yang telah diberikan,” tandasnya.
Warga seperti Yanti juga mengungkapkan kesulitan mereka akibat banjir yang membuat akses jalan terendam dan mengganggu aktivitas sehari-hari.
“sudah 3 hari pak tidak bisa kemana-mana, apa lagi meyadap karet, otomatis pak kami tidak ada penghasilan,” ungkapnya.
Diungkapkannya banjir yang terjadi hampir sebatas leher orang dewasa, akses jalam terendam banjir sehingga masyarakat kesulitan untuk melakukan aktifitas.
“Kalau akses jalan lewat jembatan gantung pak untuk menyeberanh ke Desa Sukapindah, kalau jarak tempuhnya normalnya cuma sekitar 10 menit menggunakan sepeda motor lewat jembatan gantung ke Desa Suka Pindah, tapi ini seluruh jalan terendam banjir,” tandasnya.

Bantuan yang akan disalurkan Pemerintah Kabupaten OKU ke masyarakat Desa Lubuk Kemiling, Kecamatan Kedaton Peninjauan Raya.
Banjir besar ini, yang merupakan yang pertama dalam beberapa puluh tahun, menunjukkan betapa pentingnya respons cepat dan dukungan langsung seperti yang diberikan oleh H Teddy Meilwansyah dan Pemerintah Kabupaten OKU. (jpn)













