### Edukasi Hulu Migas bagi Jurnalis

Awak media dari sekitar Lapangan Ramba serta Lapangan Ogan Komering dan Raja Tempirai (OKRT), mengikuti Kupat Limas di The Excelton, Kamis, 4 Desember 2025.
TRANSPARANN.ID. PALEMBANG – PT Pertamina Hulu Energi (PHE), Kamis, 4 Desember 2025, menggelar program Kupas Tuntas Industri Hulu Migas (KUPAT LIMAS) di The Excelton Hotel Palembang. Kegiatan ini menjadi wadah edukasi bagi wartawan tentang asal-usul minyak dan gas (migas), proses industri migas di PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 4, serta keamanan dan keselamatan di area operasi migas.
Melalui kegiatan ini, PT Pertamina Hulu Energi (PHE) mempererat hubungan dengan insan pers melalui program KUPAT LIMAS dengan mengajak puluhan jurnalis dari sekitar Lapangan Ramba serta Lapangan Ogan Komering dan Raja Tempirai (OKRT) untuk mendalami seluk-beluk operasional hingga standar keselamatan kerja migas.
Program edukasi ini merupakan kelanjutan dari rangkaian kegiatan yang telah berlangsung sejak Mei 2025 di berbagai wilayah operasi, seperti Adera, Prabumulih, Limau, dan Pendopo.
Also Read
Senior Manager PEP Ramba Field melalui Superintendent Ramba Field, Sonny Ardhiansyah, menegaskan komitmen perusahaan untuk tumbuh menjadi pemain utama di sektor hulu migas, baik nasional maupun global. Menurutnya, visi profesionalisme dan efisiensi harus berjalan beriringan dengan keterbukaan informasi.
“Pertamina memiliki visi dan misi menjalankan kegiatan hulu migas secara profesional, efisien, aman, ramah lingkungan, serta memberikan manfaat bagi seluruh pemangku kepentingan,” terang Sonny.

Superintendent Ramba Field, Sonny Ardhiansyah menyampaikan materi visi misi kegiatan hulu migas PT PHE.
Sonny menilai sinergi antara Pertamina dan media massa sangat vital. Media berperan sebagai jembatan informasi yang membangun kepercayaan publik terhadap industri strategis ini.
“Kami berharap kegiatan ini dapat berjalan lancar dan menambah wawasan bagi teman-teman media, baik lokal maupun nasional. Kita adalah mitra strategis, dan semoga ke depan hubungan ini berjalan jauh lebih baik dari sekarang,” ucap Sonny.
Oleh karena itu, PHR Zona 4 menjadikan KUPAT LIMAS sebagai wadah komunikasi aktif. Selain mempererat silaturahmi, acara ini bertujuan membekali wartawan dengan pemahaman teknis yang memadai, sehingga akurasi pemberitaan terkait sektor migas dapat terus terjaga.

Public Relation PT PHE PEP Ramba Field, Indri.
Dalam sesi pemaparan, para peserta mendapatkan materi komprehensif. Nurcahya, Petroleum Engineering Ramba Field, mengupas tuntas materi “Pengenalan Energi Fosil”, mulai dari asal-usul hingga proses ekstraksi minyak dan gas.
Sementara itu, Superintendent Ogan Komering Field, Dumadi Ferianto, menekankan aspek krusial dalam operasional melalui materi Health, Safety, Security, and Environment (HSSE). Ia menjelaskan pentingnya menjaga keamanan dan keselamatan di sekitar fasilitas migas, yang tidak hanya melindungi pekerja tetapi juga masyarakat sekitar.
Pendekatan edukatif ini mendapat respons positif dari peserta. Bagus Mihargo, Harison, M Taufiq, Herliyansah dan Eco Marleno, awak media dari Kabupaten OKU, mengapresiasi langkah PT Pertamina Hulu Energi yang tidak sekadar memberikan rilis, tetapi juga membagikan ilmu.
“Kegiatan ini sangat positif, khususnya bagi kawan-kawan di Kabupaten OKU yang kini lebih paham tentang edukasi industri hulu migas,” kata Eko.
Ia pun berharap kolaborasi ini terus berlanjut secara rutin. “Tentunya kegiatan ini perlu dijadwalkan setiap tahun dengan pemateri andal, tidak hanya soal migas, tetapi juga yang berkaitan dengan jurnalistik,” pungkasnya. (*)















