Wajah Baru Pendidikan Nonformal OKU

Menyambut semangat tersebut, Kadisdik OKU, Kadarisman, menyampaikan apresiasi mendalam. Dalam sambutannya yang menyentuh, ia mengajak seluruh pengurus menjadikan ILK sebagai rumah bagi pendidikan yang berintegritas.

Ia menyadari, pemerintah memiliki keterbatasan jangkauan dan anggaran, sehingga kehadiran para pegiat kursus ini menjadi perpanjangan tangan yang sangat berarti.

“Kami merasa sangat terbantu dan berterima kasih kepada rekan-rekan yang telah mewakafkan diri untuk dunia pendidikan. Memberikan pendidikan layak kepada masyarakat adalah tanggung jawab kita bersama,” tutur Kadarisman.

Lebih lanjut, Kadarisman menjamin pemerintah daerah akan terus hadir mendukung, tidak hanya melalui pendanaan, tetapi juga lewat pembinaan yang berkelanjutan. Namun, di balik dukungannya, ia menitipkan pesan tegas agar lembaga kursus menjaga marwah profesi.

Ia mengingatkan agar tidak ada lembaga yang menyalahgunakan kepercayaan negara. Baginya, integritas adalah harga mati dalam dunia pendidikan.

“Jangan sampai lembaga kursus hanya menjadi tameng untuk mengajukan proposal. Jangan sampai setelah dana cair, kegiatan justru tidak berjalan. Jika kami temukan hal seperti itu, laporkan segera agar kami bisa lakukan pembinaan,” tegasnya mengingatkan.

Menutup rangkaian acara, para pengurus langsung menggelar rapat pembinaan kelembagaan. Langkah ini menjadi bukti keseriusan mereka memperkuat sinergi pusat dan daerah demi mewujudkan pendidikan vokasi dan layanan khusus yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat di Bumi Sebimbing Sekundang. (*)

Exit mobile version