### Warga Antusias Beli Sembako Murah

Warga Kecamatan Halongonan antusias membeli paket sembako bersubsidi pada acara Pasar Murah, Senin (2/3/2026).
TRANSPARANN.ID, PALUTA – Pemkab Padang Lawas Utara (Paluta) kembali menggelar pasar murah.
Acara ini berlangsung di Pekan Pangirkiran, Kecamatan Halongonan. Pasar murah tersebut buka pada Senin (2/3/2026).
Dinas Perindustrian dan Perdagangan memfasilitasi kegiatan ekonomi tersebut.
Also Read
Tujuannya adalah menjaga stabilitas harga sembako di pasaran.
Selain itu, pemerintah ingin membantu masyarakat luas secara langsung.
Mereka kini bisa membeli kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Hal ini sangat penting menjelang perayaan Idul Fitri 1447 H.
Kepala Bidang Perdagangan, Afrul Fachrul Rozi Harahap, memberikan penjelasannya.
Ia menyebut pasar murah sebagai bentuk kehadiran nyata pemerintah.
Langkah ini sangat efektif untuk meringankan beban ekonomi masyarakat.
“Kami selalu ingin menjaga stabilitas harga di pasaran,” ujarnya.
Selanjutnya, ia berharap warga mudah mendapat kebutuhan pokok dengan murah.

Petugas bersiap melayani warga pada acara Pasar Murah di Kecamatan Halongonan, Kabupaten Padang Lawas Utara, Senin (2/3/2026).
Pemerintah menyediakan sebanyak 600 paket sembako untuk warga setempat.
Pemkab Paluta memberikan subsidi sebesar Rp50.000 untuk setiap paketnya.
Oleh karena itu, warga cukup membayar Rp125.000 saja.
Setiap paket tersebut berisi 5 kg beras dan 2 kg gula. Warga juga mendapat 2 liter minyak goreng dan 12 telur.
Warga Halongonan sangat antusias memanfaatkan kesempatan pasar murah ini.
Mereka merasa senang bisa mendapat sembako dengan harga ringan.
Menyikapi hal ini, Camat Halongonan, Umar Bakti Harahap, merasa bersyukur.
Ia sangat mengapresiasi tingginya perhatian pemerintah daerah.
Terutama, perhatian terhadap kondisi ekonomi warganya saat ini.
Akhirnya, Pemkab Paluta berharap daya beli masyarakat tetap kuat.
Mereka ingin harga kebutuhan pokok selalu terkendali menjelang lebaran.
Ke depannya, pemerintah akan terus memantau perkembangan harga pasar.
Tujuannya adalah mencegah lonjakan harga yang sangat memberatkan warga. (haryan harahap)















