Bapang.Shinta

bupati teddy

### Target 2026, Cegah Dampak Sistemik Limbah

foto : transparann.id
Workshop Daerah Pendampingan penyusunan Raperda Pengelolaan Air Limbah Domestik di Rumah Kabupaten OKU, Kamis, 27 November 2025.

TRANSPARANN.ID, OKU – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) menggalakkan penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Pengolahan Air Limbah Domestik. Langkah ini muncul sebagai respons atas meningkatnya ancaman krisis lingkungan dari aktivitas industri dan pemukiman.

Bupati OKU, H Teddy Meilwansyah, secara resmi membuka Audiensi dan Workshop Daerah Pendampingan Penyusunan Raperda tersebut pada Kamis, 27 November 2025. Dalam pernyataannya, ia menegaskan, “Kami menargetkan Raperda ini masuk pembahasan di DPRD OKU pada 2026.”

Lebih lanjut, Bupati menjelaskan bahwa perkembangan industri besar, perkebunan, peternakan, dan perluasan kawasan permukiman telah menghasilkan volume limbah yang makin tinggi. “Kita harus menuntaskan Raperda ini menjadi Perda. Tahun 2026 menjadi target percepatan pengesahannya,” tegas Teddy.

Tak hanya itu, Bupati juga mengingatkan dampak sistemik yang dapat timbul. “Jika limbah tidak dikelola dengan baik, risiko pencemaran air dan wabah penyakit seperti diare, kolera, serta gangguan kulit akan mengancam warga,” paparnya.

Bahkan, Teddy Meilwansyah menekankan manfaat jangka panjang dari regulasi ini. “Pengelolaan limbah yang efektitf tidak hanya menciptakan lingkungan bersih, tetapi juga mendukung ekonomi melalui sektor pertanian dan pariwisata,” tambahnya.

Sebagai langkah strategis, Bupati memerintahkan seluruh Kepala OPD dan Dinas Lingkungan Hidup untuk mendukung penuh proses percepatan Raperda tersebut.

Di sisi lain, Kepala Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan Provinsi Sumatera Selatan, Ika Sri Rejeki, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi dari rencana pembangunan nasional. “Penyusunan Perda ini adalah langkah strategis guna memenuhi target 30% akses sanitasi aman pada 2029,” jelas Ika.

Ia menambahkan, regulasi ini menjadi fondasi penting dalam menyelaraskan program antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten. “Tanpa regulasi yang jelas, pembangunan infrastruktur sanitasi tidak akan terarah dan berisiko memicu masalah lingkungan serta kesehatan yang lebih luas,” pungkasnya. (bet)

Popular Post

A photo of an open park area in Indonesia with two large metal-framed billboards in the background, featuring photos of officials and text commemorating Indonesian events, with plastic trash scattered across the grass in the foreground under a cloudy sky, dated June 29, 2026.

OKU

Taman Kota Baturaja Kian Horor

### Anggaran PU Perkim Menguap, Tribun Jadi Ajang Mesum BATURAJA, TRANSPARANN.ID – Alih-alih menjadi ruang terbuka hijau yang menyejukkan mata ...

"Aplikasi MyASN memberikan akses penuh untuk melacak progres usulan layanan. Segera verifikasi data profil Anda agar proses validasi D2NP lancar. Mari dukung transformasi digital birokrasi Indonesia yang lebih akurat.

BERANDA

Apa Itu D2NP PNS? Ini Penjelasan Lengkap

### Mengenal Daftar Nominatif di Aplikasi MyASN TRANSPARANN.ID – Banyak Aparatur Sipil Negara (ASN) kini mempertanyakan istilah teknis D2NP. Kode ...

Puluhan orang berfoto bersama mengepalkan tangan di depan spanduk HUT Baturaja Post ke-27 dan KWRI OKU Raya.

OKU

HUT Baturaja Post ke – 27 Penuh Makna

### Sinergi Pers dan Aksi Sosial di OKU OKU, TRANSPARANN.ID – Suasana hangat menyelimuti perayaan HUT Baturaja Post ke – ...

TIPS & TRIK

Nasi Goreng Kampung Sedap dan Sederhana

### Resep Nasi Goreng Kampung Sedap Meriah TRANSPARANN.COM – Nasi goreng kampung adalah hidangan khas Indonesia yang selalu jadi favorit. ...

warning abs

OTOMOTIF

Kenapa Logo ABS Mobil Kadang Nyala Kadang Mati?

### Kerusakan Bearing Jadi Penyebab Utama Masalah Ini TRANSPARANN.ID – Logo ABS mobil yang kadang menyala dan mati sendiri sering ...

Honda Vario 160 CBS warna putih doff

OTOMOTIF

Honda Vario 160 Putih Doff Makin Kece!

### Skutik Premium Buat Kamu yang Pengen Gaya TRANSPARANN.ID – Honda kembali mengguncang pasar otomotif Indonesia lewat Vario 160 CBS ...