### Merayakan Kelahiran Yesus dalam Kebersamaan yang Menyentuh

Perayaan Natal GPI Baturaja, Minggu, 21 Desember 2025 di Hotel BIL Baturaja.
TRANSPARANN.ID, BATURAJA – Suasana hangat dan khidmat mengiringi Perayaan Natal GPI (Gereja Pantekosta Indonesia) Sidang Baturaja yang digelar di Hotel BIL Baturaja, Minggu, 21 Desember 2025, sore. Ratusan jemaat yang memadati ruangan membuktikan bahwa esensi Natal terletak pada persekutuan dan hati yang berlimpah syukur.
Ibadah yang dimulai pukul 16.00 WIB ini diawali dengan pra-ibadah yang dipandu oleh Ev. Candra Sinaga. Suara jemaat menyatu dalam pujian klasik seperti “Haleluya, Besar dan Ajaiblah Karya-Mu”, “Kasih Dari Surga”, dan “Cita Surga Bergema”, menciptakan atmosfer yang khusyuk dan penuh sukacita.
Liturgi yang dibacakan secara bersahut-sahutan oleh St. Suparyadi semakin menguatkan rasa persatuan sebagai satu tubuh.
Also Read
Dalam sambutannya, Ketua Panitia Natal, M. Manullang, menyampaikan terima kasih atas partisipasi seluruh jemaat dan tamu undangan.
Momentum puncak perayaan diisi dengan kotbah yang disampaikan oleh Gembala Sidang sekaligus pengkhotbah, Pdt. RP Simarmata SH MTh. Dengan mengambil tema dari Kolose 2:7, “Hendaklah kamu berakar di dalam Dia dan dibangun di atas Dia, hendaklah kamu bertambah teguh dalam iman yang telah diajarkan kepadamu, dan hendaklah hatimu melimpah dengan syukur,”.

Pdt RP Simarmata menyampaikan khotbah Natal.
Beliau menekankan pentingnya kehidupan iman yang tidak hanya dangkal, tetapi berakar kuat dalam Kristus dan diwujudkan dalam tindakan penuh syukur.
“Natal bukan sekadar seremonial. Natal adalah pengingat agar kita terus bertumbuh, berakar, dan dibangun di dalam Kristus. Dari situlah kita bisa benar-benar bersyukur, dalam suka maupun duka,” pesan Pdt. Simarmata yang disambut renungan hening jemaat.
Keindahan persekutuan ini semakin nyata dengan kehadiran tamu undangan dari berbagai gereja, seperti GBI, GPR, GPdI, serta perwakilan cabang GPI dari luar kota.
Kehadiran mereka menjadi simbol indahnya persaudaraan seiman yang melampaui batas denominasi.
Perayaan yang sederhana namun penuh makna ini ditutup dengan doa berkat dan santapan bersama. Wajah-wajah ceria dan pelukan hangat antar jemaat menjadi bukti bahwa Natal GPI Baturaja tahun ini telah menyentuh hati dan menguatkan iman, mengingatkan semua yang hadir akan kasih Tuhan yang turun dari surga untuk semua umat manusia. (bet)













