Fery juga menaruh perhatian khusus pada desa di lingkar perkebunan. Ia mendorong perbaikan infrastruktur melalui dana tanggung jawab sosial (CSR) saat ini lebih dikenal TJSL (Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan).
Menurutnya, keberadaan perusahaan harus memberi dampak positif. “Perusahaan hidup dan tumbuh di tengah masyarakat,” tegasnya.
Oleh karena itu, pembangunan desa sekitar menjadi tanggung jawab moral mereka. Bupati Fery turut memaparkan rencana besar pemerintah daerah.
Fokus utamanya mencakup infrastruktur dasar, pendidikan, dan kesehatan. Namun, ia mengakui pemerintah memiliki keterbatasan.
“Kita tidak bisa melakukan ini sendirian,” akunya dengan rendah hati.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terlibat aktif. Kolaborasi adalah kunci utama kemajuan Labuhanbatu Selatan. Semua pihak harus bergandengan tangan demi kesejahteraan bersama. Suasana acara berlangsung cair dan penuh kekeluargaan.
Sekretaris Daerah, M. Reza Pahlevi Nasution, tampak mendampingi Bupati. Hadir pula Wakil Ketua DPRD Labusel, Irmayanti Siregar. Anggota DPRD, Mahpuddin, juga terlihat duduk di barisan depan.
Para pimpinan OPD dan tokoh masyarakat turut menyukseskan kegiatan ini. (haryan harahap)