
Pemberian Penghargaan Kepada siswa terbaik selama MPLS
TRANSPARANN.COM, BATURAJA – Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMP Negeri N 7 OKU, berjalan dengan lancar.Tak terlihat siswa baru didandani atribut yang aneh – aneh, seperti kegiatan masa orientasi sekolah (MOS) sebelumnya.
Siswa baru tampak berbaris rapi sesuai seragam asal SD masing-masing, tanpa atribut apa-apa pun. Kegiatan MPLS di SMP Negeri 7 OKU langsung dihandle para guru.
Also Read
Kepala Sekolah SMP Negeri 7 OKU, Drs Hj Rusdiana MSi, dikonfirmasi portal ini di ruang kerjanya, menuturkan, pelaksanaan MPLS di sekolah yang ia pimpin tidak ada lagi perpeloncoan. Hal ini sesuai aturan Kemendikbud dan pelaksana MPLS adalah guru.
“Panitia tidak boleh siswa, harus guru. Tidak boleh ada pelonco, kekerasan ataupun membawa barang yang aneh. Intinya tidak boleh ada kekerasan karena MPLS adalah perantara siswa baru masuk lingkungannya,” jelas Rusdiana.

Pengalungan tanda peserta MPLS
Tak tampak ketegangan di muka para siswa baru yang sebagian besar diantar orang tuanya.
“Alhamdulillah, 178 siswa sangat antusias mengikuti MPLS. Semoga siswa – siswi dapat mengambil kegiatan – kegiatan yang baik selama MPLS dan mengikuti tata tertib di SMPN 7 OKU,” imbuh Rusdiana.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten OKU, Drs H Topan Indra Fauzi MM MPd, menegaskan bahwa tidak ada lagi yang namanya perpeloncoan selama MPLS berlangsung.
“Supaya tidak terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan,” tegas Topan.
Diterangkan Topan, dari jauh hari pihaknya mengirimkan surat edaran terkait petunjuk teknis dalam melaksanakan kegiatan MPLS. Didalam surat edaran tersebut sudah ada aturan mengenai MPLS. Apa yang harus dilakukan para satuan pendidikan.
“Tidak boleh ada perpeloncoan dalam bentuk apapun. Tapi Alhamdulillah selama MPLS berlangsung di Kabupaten OKU tidak ditemukan perpeloncoan,” pungkas Topan. (jpn)
















