Namun, langkah itu belum berhasil memulihkan kondisi. “Karena itu, pemerintah daerah harus memantau kinerja distribusi Pertamina Area Sumbagut dalam mengatasi kelangkaan ini,” tambahnya.
Di sisi lain, Jonner juga mengimbau warga untuk bersabar dan tidak melakukan panic buying. Secara tegas, ia meminta aparat penegak hukum meningkatkan pengawasan penyaluran BBM. “Aparat harus mencegah oknum yang mencoba menimbun atau melakukan praktik penyelewengan dalam penyaluran BBM di tengah kemelut ini,” pungkasnya.
Lebih lanjut, politisi ini mendesak Pertamina untuk memprioritaskan pasokan BBM ke SPBU di wilayah Paluta, khususnya daerah terdampak bencana. “Suplai ke SPBU harus lebih segera diupayakan. Jangan biarkan warga menunggu lebih lama hingga mengganggu kondusivitas daerah,” tegas Jonner.
Dengan berbagai tekanan tersebut, Jonner berharap krisis BBM di Paluta segera teratasi sehingga aktivitas masyarakat kembali normal. (haryan)