Bapang.Shinta

konferensi pers kegiatan OTT KPK di OKU

### KPK Temukan Dugaan Suap di 9 Proyek Kabupaten OKU

foto : https://www.youtube.com/@HUMASKPK

TRANSPARANN.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi, Minggu, 16 Maret tahun 2025, menggelar konferensi pers terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Kabupaten Ogan Komering Ulu, Propinsi Sumatera Selatan, Sabtu, 15 Maret 2025. Rilis tersebut disampaikan Ketua KPK, Setyo Budianto didampingi Direktur Penyidikan KPK, Asep Guntur Rahayu dan Juru Bicara KPK, Tessa Mahardhika Sugiarto.

Dikatakan Setyo Budianto, OTT di Kabupaten OKU atau juga disebut kegiatan penyelidikan tertutup bahwa sejak beberapa waktu yang lalu, KPK khususnya di Kedeputian Penindakan dan di back up dengan Kedeputian lainnya telah melakukan kegiatan penyelidikan tertutup atau sekali lagi lazim disebut dengan tertangkap tangan. “Adapun konstruksi perkara dan kronologi kegiatan penyelidikan tertutup yang membuahkan hasil kepada penangkapan terhadap beberapa orang,” ucap Setyo.

Diungkapkan Setyo, pada Januari 2025 dilakukan pembahasan RAPBD OKU Tahun Anggaran 2025 agar RAPBD Tahun Anggaran 2025 dapat disahkan, beberapa perwakilan DPRD OKU menemui pihak pemerintah daerah. Kemudian pada pembahasan tersebut perwakilan dari DPRD meminta jatah Pokir. “Seperti yang diduga sudah dilakukan,” imbuh Setyo.

Dilanjutkan Setyo, kemudian disepakati bahwa jatah Pokir tersebut diubah menjadi proyek fisik di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan (PU PR) Kabupaten OKU sebesar Rp40 miliar dengan pembagian nilai proyek. “Jadi ini adalah perubahan untuk bisa merubah RAPBD yang ada di Kabupaten OKU untuk Ketua dan Wakil Ketua nilai proyeknya disepakati adalah Rp 5 miliar sedangkan untuk anggota itu adalah Rp 1miliar. Nilai ini kemudian turun menjadi Rp 35 miliar. Hal ini disebabkan karena keterbatasan anggaran tapi untuk feenya tetap disepakati sebesar 20% jatah bagi anggota DPRD sehingga total feenya adalah sebesar Rp7 miliar,” ungkap Setyo.

Nah, saat APBD Tahun Anggaran 2025 disetujui, anggaran Dinas PUPR Kabupaten OKU naik dari pembahasan awal Rp 48 miliar menjadi Rp 96 miliar. Jadi signifikan karena ada kesepakatan maka yang awalnya Rp 48 M bisa berubah menjadi dua kali lipat. “Saat itu saudara Nov yang merupakan pejabat Kepala Dinas PUPR menawarkan 9 proyek tersebut kepada saudara MFZ dan ASS dengan komitmen fee sebesar 22 persen yaitu 2% untuk dinas PUPR dan 20% untuk DPRD,” terang Setyo.

Kesembilan proyek fisik tersebut yakni, pertama untuk rehabilitasi rumah dinas Bupati lebih kurang sekitar Rp 8,3 M dengan penyedia CV RF. Kemudian, rehabilitasi rumah dinas Wakil Bupati lebih kurang biayanya Rp 2,4 M dengan penyedia CV RE. Ketiga pembangunan kantor Dinas PUPR Kabupaten OKU senilai Rp 9,8 miliar dengan penyedia CV DSA. Keempat pembangunan jembatan di Desa Guna Makmur senilai Rp 983 juta dengan penyedia CV GR. Kelima peningkatan Jalan Poros Desa Tanjung Manggus dan Desa Bandar Agung senilai Rp 4,9 M dengan penyedia CV DSA. Keenam peningkatan jalan Desa Panai Makmur dan Desa Guna Makmur senilai Rp 4,9 M dengan penyedia CV AJN. Ketujuh, peningkatan Jalan unit 16 Kedaton Timur senilai Rp 4,9 miliar dengan penyedia CV MDR Corporation. Kedelapan, peningkatan Jalan MCD Junet sebesar Rp 4,8 miliar dengan penyedia CV BH. Kesembilan, peningkatan jalan Desa Makarti Tama sebesar Rp 3,9 dengan penyedia CV MDR.

BACA JUGA : https://transparann.id/ott-kpk-oku-8-orang-dibawa-ke-palembang/

Ditambahkan Setyo, Nov kemudian mengkondisikan pihak swasta yang mengerjakan dan PPK untuk menggunakan beberapa perusahaan atau CV yang ada di Lampung Tengah. Kemudian penyedia dan PPK melakukan penandatanganan kontrak di Lampung Tengah. “Ini semua dilakukan oleh Nov dengan PPK mereka langsung berangkat ke Kabupaten Lampung Tengah, Propinsi Lampung dan berkoordinasi dengan para pihak. Jadi pinjam nama, pinjam bendera tetapi yang mengerjakan adalah MFZ dengan ASS,” beber Setyo.

Kemudian, lanjut Setyo, menjelang Hari Raya Idul Fitri, pihak DPRD OKU yang diwakili FY yang merupakan anggota dari Komisi III DPRD OKU, kemudian MFR dan UH menagih jatah fee proyek kepada Nov sesuai dengan komitmen yang kemudian dijanjikan oleh Nov akan diberikan sebelum Hari Raya Idul Fitri melalui pencairan uang muka 9 proyek yang sudah direncanakan sebelumnya. “Pada kegiatan ini patut diduga bahwa berdasarkan informasi yang diperoleh, pertemuan dilakukan antara anggota dewan kemudian Kepala Dinas PUPR juga dihadiri oleh Penjabat Bupati OKU dan Kepala BPKAD,” ungkap Setyo.

Kemudian, lanjut Setyo, pada 11 sampai dengan 12 Maret, MFZ mengurus pencairan uang muka atas beberapa proyek. Kemudian pada 13 Maret sekitar pukul 14.00 WIB, MFZ mencairkan uang muka di Bank Daerah. Kemudian karena ada permasalahan terkait cash flownya, uang yang ada diprioritaskan untuk membayar PHR, TPP dan penghasilan perangkat daerah. “Keterbatasan uang tersebut namun tetap akhirnya uang muka bisa dicairkan. Pada 13 Maret, MFZ menyerahkan uang sebesar Rp 2,2 miliar kepada Nov yang merupakan bagian komitmen di proyek yang kemudian diminta Nov yang dititipkan ke A yang merupakan PNS pada Dinas Perkim Kabupaten OKU. Uang tersebut bersumber dari uang muka pencairan proyek,” terang Setyo.

Dilanjutkan Setyo, selain itu pada awal Maret 2025 ASS sudah menyerahkan uang sebesar Rp 1,5 miliar kepada Nov di rumah Nov. Pada 15 Maret 2025, pukul 6.30 WIB, tim dari Komisi Pemberantasan Korupsi mendatangi rumah Nov dan A dan menemukan serta melakukan penyitaan uang sebesar 2,6 miliar yang merupakan uang komitmen yang diberikan MFZ dan ASS. “Kemudian tim secara simultan juga mengamankan MFZ, ISS, FJ, MFR dan UH di rumahnya masing – masing. Selain itu tim juga mengamankan pihak lainnya yaitu A dan S. Dalam kegiatan tersebut, tim juga mengamankan barang bukti berupa satu unit kendaraan roda 4 merk Toyota Fortuner BG 1851 ID kemudian dokumen beberapa alat komunikasi serta barang bukti elektronik lainnya. Jadi untuk uang yang Rp 1,5 M yang sudah diserahkan di awal itu sebagian digunakan untuk kepentingan Nov sebagian masih ada dan sebagian sudah digunakan untuk pembelian satu unit mobil merk Toyota Fortuner. Kemudian para pihak dimintai keterangan di Polres OKU dan Polda Sumsel. Tadi pagi (Minggu, 16 Maret 2025), sudah berangkat dan sudah tiba di Gedung Merah Putih KPK,” pungkas Setyo. (bet)

Popular Post

A photo of an open park area in Indonesia with two large metal-framed billboards in the background, featuring photos of officials and text commemorating Indonesian events, with plastic trash scattered across the grass in the foreground under a cloudy sky, dated June 29, 2026.

OKU

Taman Kota Baturaja Kian Horor

### Anggaran PU Perkim Menguap, Tribun Jadi Ajang Mesum BATURAJA, TRANSPARANN.ID – Alih-alih menjadi ruang terbuka hijau yang menyejukkan mata ...

Puluhan orang berfoto bersama mengepalkan tangan di depan spanduk HUT Baturaja Post ke-27 dan KWRI OKU Raya.

OKU

HUT Baturaja Post ke – 27 Penuh Makna

### Sinergi Pers dan Aksi Sosial di OKU OKU, TRANSPARANN.ID – Suasana hangat menyelimuti perayaan HUT Baturaja Post ke – ...

ultah 14 Skadron 12 Amur Jaya Yudha.jpg, adalah foto bersama yang lebih besar yang diambil di depan teras sebuah bangunan (posko atau bangunan fasilitas umum). Sekelompok personel TNI, baik yang berdiri maupun jongkok, bersama beberapa warga sipil, berpose serempak dengan simbol tangan "persatuan" (tangan disilangkan di dada). Di belakang mereka, spanduk besar dan jelas bertuliskan "KARYA BAKTI TNI DALAM RANGKA HUT KE-14 SKADRON 12/AMU JAYA YUDHA". Foto ini menunjukkan semangat kebersamaan dan kekompakan antara TNI dan masyarakat. Bangunan di belakang memiliki atap genteng merah yang khas.

LAMPUNG UTARA

HUT Skadron 12: TNI Bangun Sanitasi

### Wujud bakti TNI bantu warga Way Kanan WAY TUBA, TRANSPARANN.ID – Skadron 12/Amur Jaya Yudha menggelar karya bakti TNI. ...

Suasana rapat dengar pendapat DPRD OKU bersama perwakilan pedagang Pasar Atas Baturaja membahas sengketa denda kios yang mencekik.

Hukum & Kriminal

Konflik Kios Pasar Atas Kian Panas

### Pedagang Lawan Aturan Denda Perumda OKU, TRANSPARANN.ID – Sengketa kios Pasar Atas Baturaja kembali meledak. Kasus ini mencuat tajam ...

Potret Nanik S Deyang tersenyum dan melambaikan tangan mengenakan jilbab hitam dan kemeja batik, berlatar belakang biru.

BERANDA

Kepala BGN Nanik S Deyang Resmi Mundur

### Fokus Berobat, Prabowo Tunjuk Jadi Pengawas TRANSPARANN.ID – Kabar mengejutkan datang dari Istana Negara. Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), ...

"Aplikasi MyASN memberikan akses penuh untuk melacak progres usulan layanan. Segera verifikasi data profil Anda agar proses validasi D2NP lancar. Mari dukung transformasi digital birokrasi Indonesia yang lebih akurat.

BERANDA

Apa Itu D2NP PNS? Ini Penjelasan Lengkap

### Mengenal Daftar Nominatif di Aplikasi MyASN TRANSPARANN.ID – Banyak Aparatur Sipil Negara (ASN) kini mempertanyakan istilah teknis D2NP. Kode ...

Tinggalkan komentar