### La Dea Tersingkir dengan Agregat Telak 2-10

Harry Kane tersenyum lebar saat digendong oleh rekan-rekannya merayakan gol kemenangan, bukti kekompakan tim di tengah gemuruh dukungan suporter.
TRANSPARANN.ID – Kekalahan Atalanta dari Bayern Munchen memastikan berakhirnya perjalanan wakil Italia di Liga Champions musim ini.
Raksasa Bundesliga tersebut tampil dominan dan menghancurkan harapan La Dea melalui kemenangan agregat yang sangat mencolok.
Setelah kalah 1-6 di Bergamo, Atalanta kembali menyerah 1-4 di Allianz Arena pada Kamis (19/3) dini hari. Hasil ini mencatatkan margin kemenangan terbesar Bayern di fase gugur sejak tahun 2009.
Also Read
Dominasi Total Die Roten
Bayern Munchen tidak memberikan celah sedikit pun bagi tim tamu untuk mengembangkan permainan. Pasukan Thomas Tuchel bermain agresif sejak menit awal pertandingan dimulai.
Pelatih Bayern Munchen memberikan pujian kepada anak asuhnya selepas laga usai.
“Kami bermain dengan intensitas tinggi dan tidak membiarkan lawan bernapas,” ujar Vincent Company.
Mimpi Buruk Wakil Italia
Kekalahan ini melengkapi kegagalan total klub asal Italia di kompetisi elit Eropa musim ini. Sebelumnya, Inter Milan, Juventus, dan Napoli sudah lebih dulu angkat koper dari persaingan.
Kapten Atalanta mengakui keunggulan lawan yang tampil jauh lebih efektif di lapangan.
“Bayern berada di level yang berbeda dan kami belajar banyak dari kekalahan ini,” kata Marten de Roon.
Kegagalan Mengulang Keajaiban
Atalanta gagal mengulang performa gemilang mereka saat menyingkirkan Borussia Dortmund di babak sebelumnya. Pertahanan mereka terlihat rapuh saat menghadapi serangan balik cepat dari pemain sayap Bayern.
Pengamat sepak bola menilai strategi Atalanta terlalu berisiko saat menghadapi tim sekelas Bayern.
“Bermain terbuka melawan Bayern di kandang mereka adalah misi bunuh diri bagi Atalanta,” tutur Fabrizio Romano.
Kini, Italia harus mengevaluasi total performa klub-klub mereka agar mampu bersaing kembali di kancah internasional.















