### Aksi kemanusiaan di dua panti asuhan Baturaja

GP Ansor dan Banser OKU mendatangi As-Saniyah di Kelurahan Kemalaraja, Baturaja Timur.
TRANSPARANN.ID – Rabu sore, 10 September 2025, pukul 15.30 WIB, GP Ansor dan Banser OKU mendatangi Panti Asuhan Mustika dan As-Saniyah di Kelurahan Kemalaraja, Baturaja Timur. Mereka membawa bantuan pokok dan harapan bagi anak-anak yatim yang tinggal di sana.
Para relawan menyapa anak-anak dengan senyum hangat dan pelukan tulus. Anak-anak menyambut mereka dengan wajah ceria, seolah melupakan sejenak kesunyian yang biasa menyelimuti hari-hari mereka. Doa-doa tulus pun mengalir dari bibir mungil mereka, mendoakan keselamatan dan keberkahan bagi para donatur.
Ketua PC GP Ansor OKU, Nurul Hudin, menyampaikan bahwa kegiatan ini lahir dari panggilan hati. “Kami tidak ingin anak-anak ini merasa sendiri. Kami hadir untuk mereka, membawa cinta dan kepedulian,” ujarnya kepada media pada Kamis, 11 September 2025.
Also Read
GP Ansor dan Banser OKU tidak hanya menyerahkan bantuan, tetapi juga menegaskan komitmen mereka menjaga amanah sosial umat. Mereka percaya bahwa anak yatim bukan untuk dikasihani, melainkan untuk dirangkul dan diberdayakan.

GP Ansor dan Banser OKU mendatangi Panti Asuhan Mustika di Kelurahan Kemalaraja, Baturaja Timur.
Kegiatan ini menjadi bagian dari program “Posko Jaga Aspirasi Jaga Indonesia”, yang bertujuan menyentuh kelompok rentan secara langsung. Tanpa panggung mewah atau sorotan kamera, para relawan melukis kebaikan di atas kanvas kehidupan anak-anak panti.
BACA JUGA : https://transparann.id/gp-ansor-banser-oku-buka-posko-aspirasi/
Panti asuhan yang mereka kunjungi juga menekankan pentingnya pendidikan. Bantuan yang GP Ansor dan Banser berikan diharapkan mampu memenuhi kebutuhan dasar agar anak-anak bisa terus belajar dan bermimpi besar.
Nurul Hudin menegaskan bahwa aksi ini bukan yang terakhir. “Kami akan terus bergerak. Kebaikan tak pernah salah alamat,” tutupnya.
GP Ansor dan Banser OKU telah menunjukkan bahwa pemuda bisa menjadi garda terdepan dalam menjaga nilai kemanusiaan. Mereka membuktikan bahwa gotong royong dan cinta kasih masih hidup di tengah masyarakat. (bet)














