### Target Laba 2025 Capai Rp 1,7 Miliar
### penurunan tarif 1% picu kerugian Rp 300 juta

Rapat Evaluasi kinerja dan penyesuaian tarif di Aula Serbaguna Perumda Tirta Raja, Jumat, 14 November 2025.
TRANSPARANN.ID – Perumda Tirta Raja OKU menggelar rapat evaluasi kinerja dan penyesuaian tarif air minum, Jumat (22/11). Kegiatan ini menindaklanjuti ketentuan evaluasi tahunan Kementerian Dalam Negeri. Selanjutnya, Perumda mengundang berbagai elemen masyarakat untuk memastikan transparansi.
Direktur Perumda Tirta Raja, Drs. Bertho Darmo Poedjo Asmanto, MBA, menyampaikan dua mandat utama. Pertama, memberikan pelayanan publik dan kedua, menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dalam rapat tersebut, mayoritas peserta mendukung penyesuaian tarif.
Bertho menegaskan bahwa penyesuaian tarif telah mendorong banyak peningkatan. Misalnya, pihaknya berhasil meningkatkan kualitas air. Selain itu, mereka memperbarui pompa produksi dan pipa distribusi. Bahkan, Perumda menyediakan layanan mobil tangki dan sistem meter reading baru.
Also Read
Lebih lanjut, Bertho merinci alokasi penggunaan pendapatan. Sebanyak 72 persen dana untuk peningkatan layanan pelanggan. Sisanya 28 persen dialokasikan untuk biaya pegawai. Dana tersebut juga membiayai pengadaan delapan unit pompa dan dua mobil tangki.
Dengan pembenahan itu, Tirta Raja kini mampu menguras WTP secara rutin. Hasilnya, kualitas air lebih bersih dan durasi pengaliran meningkat. Bahkan, kinerja keuangan mereka pun ikut membaik.
Perumda menargetkan laba Rp 1,7 miliar pada 2025. Namun, Bertho mengingatkan penurunan tarif berisiko ganggu stabilitas keuangan. Menurutnya, penurunan tarif 1% dapat picu kerugian Rp 300 juta.
Melalui evaluasi ini, Perumda berharap dapat memperkuat layanan air bersih. Tujuannya, untuk memberikan pelayanan yang lebih baik dan berkelanjutan bagi masyarakat OKU. (bet)















