
TRANSPARANN.COM, BATURAJA – Dinas Pendidikan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) dalam hal ini Bidang Pembinaan Sekolah Dasar (SD) menggelar bimbingan teknis di ballroom hotel The Zuri Baturaja, menekankan pentingnya meningkatkan kualitas dan akurasi data sarana prasarana pada aplikasi Dapodik. Meskipun bertepatan dengan bulan suci Ramadan, semangat peserta tidak surut dalam mengikuti kegiatan ini.
Also Read
Kegiatan yang dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk Drs. H. Topan Indra Fauzi MM MPd selaku Kepala Dinas Pendidikan OKU, Subri SPd.MSi MPd Kabid Pembinaan SD, Agus Stiawan SE MM Kabid Pembinaan SMP, Taufiq Hidayat S.Kom MM Kabid PTK, dan Ir. Iskandar ST MT Kasi Kelembagaan serta Sarana Prasarana SD, serta kepala sekolah dan operator SD dari berbagai satuan pendidikan.

Dalam sambutannya, Drs. H. Topan Indra Fauzi MM MPd menegaskan perlunya kualitas dan akurasi data pada aplikasi Dapodik sebagai dasar penentuan alokasi dana. Beliau juga menyoroti beberapa kendala yang dihadapi, termasuk ketidaksesuaian data akibat usaha sekolah untuk memenuhi standar akreditasi serta kurangnya pemahaman dalam penginputan data.
“Para peserta perlu mengikuti bimbingan teknis pemutakhiran data sarana prasarana pada aplikasi dapodik di tahun 2022 sehingga alokasi DAK fisik subbidang SD pada tahun anggaran 2024 mengalami peningkatan signifikan. Jadi bimbingan teknis ini sudah dilakukan untuk ketiga kalinya dari tahun 2022, 2023, 2024. Hal ini untuk meningkatkan alokasi DAK fisik di tahun anggaran 2025. Ikutilah dengan sebaik-baiknya, jangan malu untuk bertanya. Semoga dengan mengikuti bimtek ini dapat menambah pengetahuan, dan dapat bermanfaat dalam peningkatan kompetensi kepala sekolah dan operator sekolah,” jelasnya.

Selain itu, Topan juga mengungkapkan bahwa melalui langkah-langkah cepat dan tepat dari Dinas Pendidikan, terutama seksi kelembagaan dan sarana prasarana sekolah dasar, terjadi peningkatan signifikan dalam alokasi dana fisik pada tahun 2024. “Hal ini dibuktikan dengan meningkatnya alokasi hampir empat kali lipat dari tahun sebelumnya,” tambahnya.
Kepala bidang Pembinaan SD, Subri SPd MSi MPd, menjelaskan bahwa bimbingan teknis ini diikuti oleh 100 peserta yang mewakili 50 SD dari 13 kecamatan di Kabupaten OKU. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kompetensi kepala sekolah dan operator dalam pemutakhiran data sarana prasarana pada aplikasi Dapodik.
“Diharapkan dengan kesadaran dan pemahaman yang meningkat dari para pemangku pendidikan, terutama kepala sekolah dan operator sekolah, akan tercipta data yang lebih akurat dan berkualitas di aplikasi Dapodik. Nantinya akan kita adakan lagi bimtek seperti di tahun depan, maka seluruh sekolah dasar akan tuntas mengikuti kegiatan yang harapannya seluruh sekolah dasar paham dalam pemutakhiran data sarana prasarana pada aplikasi dapodik. Hal ini diharapkan akan berdampak positif pada peningkatan alokasi bantuan pemerintah melalui mekanisme dana alokasi khusus (DAK) fisik pada tahun-tahun mendatang,”ungkapnya.

Turut hadir sebagai narasumber adalah Nurul Mahfudi, ST Analis Sarana Pendidikan / Koordinator Tata Kelola Satuan Pendidikan dari Direktorat SD Kemdikbudristek RI, M Farhan Tim Dapodik dari Setditjen Pauddikdasmen Kemdikbudristek RI, Sigit Sulistyo, ST Analis Tata Bangunan dan Perumahan dari Dinas PUPR Kabupaten OKU, serta Ir. Iskandar, ST., MT. Kasi Kelembagaan dan Sarana Prasarana Sekolah Dasar dari Dinas Pendidikan Kabupaten OKU.(jpn)















