Diplomasi Kretek Haji Agus Salim

Seorang bangsawan Eropa merasa terganggu dengan aroma rokok tersebut. Bangsawan itu lalu mengejek Agus Salim dengan nada merendahkan.

Ia berteriak dan menyamakan bau kretek seperti kotoran kuda. Agus Salim menerima hinaan terbuka itu di depan umum. Meski demikian, diplomat cerdas ini tidak terpancing emosi sedikitpun.

Sebagai balasan, Agus Salim tersenyum tenang dan menjawab fasih. Ia menjelaskan bahwa aroma tersebut murni berasal dari cengkeh.

Selanjutnya, ia mengingatkan sebuah fakta sejarah kepada sang bangsawan. Aroma rempah itulah yang memancing bangsa Eropa ke Nusantara. Mereka bahkan rela berlayar jauh dan menjajah selama tiga abad.

Baca Juga :   Gus Dur, Bapak Pluralisme Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional

Jawaban tajam ini langsung membuat delegasi Eropa terdiam pucat. Mereka merasa sangat malu setelah mendengar pukulan telak tersebut.

Kisah legendaris ini menjadi bukti wibawa intelektual bangsa Indonesia. Oleh karena itu, dunia tidak bisa meremehkan ketangguhan diplomat kita. (*)