
TRANSPARANN.COM, BATURAJA – Dalam upaya meningkatkan kualitas infrastruktur pendidikan di Kabupaten OKU, Dinas Pendidikan menggelar acara sosialisasi penting yang menyoroti Dana Alokasi Khusus (DAK) dan manajemen data sarana prasarana melalui sistem Dapodik. Acara yang berlangsung di Hotel The Zuri Baturaja ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting di bidang pendidikan serta narasumber yang kompeten di bidangnya.
Dalam sambutannya, Drs. H. Topan Indra Fauzi MM MPd, selaku Kepala Dinas Pendidikan OKU, menekankan pentingnya peran aktif satuan pendidikan dalam pengusulan dana DAK fisik. “Apabila di sekolah kita mendapat DAK fisik, agar bekerja sungguh-sungguh, jangan melanggar aturan yang telah ditetapkan. Karena sekecil apapun dana yang telah diterima, semua harus dipertanggungjawabkan,” ungkapnya.
Also Read
Selain itu, Fahru Roji Ishak dan Ginanjar Bachtiar pembicara dari Kementerian Pendidikan Kebudayaan dan Riset Teknologi serta Sigit Sulistyo ST dari Dina Pekerjaan Umum dan Perumahan memberikan pemahaman yang mendalam tentang pentingnya pengelolaan data sarpras melalui aplikasi Dapodik. Narasumber juga memberikan wawasan tentang perubahan dalam proses pengusulan dana DAK fisik, yang kini beralih dari sistem proposal manual menjadi aplikasi berbasis teknologi.
Menurut Agus Stiawan SE MM, Kabid SMP Dinas Pendidikan OKU didampingi Agus Riswanto,ST Kasi Kelembagaan dan Sarana Prasarana Bidang Pembinaan SMP, pendidikan merupakan prioritas utama untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. “Untuk itu, pemerintah memberikan perhatian khusus dalam pembangunan fisik pendidikan melalui Dana Alokasi Khusus. Melalui sistem berbasis teknologi seperti KRISNA dan Dapodik, diharapkan pengelolaan data sarpras dapat dilakukan dengan lebih efisien,” jelasnya.

Kegiatan ini diikuti oleh 67 sekolah jenjang SMP, baik negeri maupun swasta, di Kabupaten OKU. Semua operator Dapodik juga turut hadir dalam acara ini, menunjukkan keseriusan dalam mengelola data sarpras untuk meningkatkan kualitas pendidikan di daerah tersebut. Juga dihadiri Aria Ahmad Mangunwibawa S.Psi, MSi dari Balai Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan, kabid pembinaan SD Subri SPd MSi MPd, kabid pembinaan PTK Taufiq Hidayat S.Kom MM.
Dengan diselenggarakannya acara ini, diharapkan setiap satuan pendidikan di Kabupaten OKU dapat memiliki data yang akurat dan berkualitas pada aplikasi Dapodik. “Semoga dengan support dana pusat melalui DAK pembangunan prasarana pendidikan di OKU meningkatkan cepat sehingga mendorong pertumbuhan pendidikan yang bagus dan meningkat. Sehingga dapat mempercepat proses pembangunan pendidikan yang bermutu dan sesuai dengan kebutuhan daerah,” ujar Agus.

Acara berlangsung sukses dan penuh antusiasme dari peserta, dengan harapan bahwa materi yang disampaikan dapat diimplementasikan secara optimal di masing-masing sekolah untuk kemajuan pendidikan di Kabupaten OKU.(jpn)














