### Bahaya Gorengan dan Pilihan Takjil Sehat

BAHAYA MENGINTIP DI BALIK GORENGAN : Kepulan asap gorengan panas memang selalu menggugah selera saat azan magrib berkumandang. Namun, jangan sampai kenikmatan sesaat ini merusak kesehatan lambung Anda. Batasi porsinya dan beralihlah ke menu takjil yang jauh lebih sehat.
TRANSPARANN.ID – Buka Puasa dengan Gorengan, Bolehkah? Umat Islam sering makan gorengan saat buka puasa di rumah. Gorengan memang selalu terasa gurih, lezat, dan renyah. Namun, kebiasaan ini berisiko buruk bagi kesehatan tubuh Anda.
Apakah Anda boleh berbuka puasa dengan gorengan? Boleh saja, asalkan Anda membatasi porsi makannya. Konsumsi satu potong gorengan per hari sudah cukup. Gorengan mengandung kalori tinggi dan lemak trans berbahaya. Lemak jahat ini bisa menumpuk dan merusak organ tubuh Anda.
Selain itu, proses menggoreng pasti meningkatkan kalori makanan. Penambahan adonan tepung juga membuat gorengan makin padat kalori. Suhu tinggi memicu munculnya lemak trans yang sangat berbahaya.
Also Read
Berikut adalah perkiraan kalori pada beberapa jenis gorengan :
• Tempe goreng tepung: 72 kalori, 4 gram lemak
• Tahu isi: 135 kalori, 7 gram lemak
• Bakwan: 137 kalori, 12 gram lemak
• Pisang goreng: 68 kalori, 4 gram lemak
• Singkong goreng: 40 kalori, 2 gram lemak
Orang dewasa biasanya butuh 2.100 kalori per hari. Lima potong bakwan sudah memenuhi seperempat kebutuhan energi tersebut. Kelebihan kalori ini berisiko tinggi memicu berbagai masalah kesehatan. Contoh penyakitnya adalah obesitas, kolesterol tinggi, diabetes, dan serangan jantung.
Jika Anda ingin menggoreng, gunakan minyak goreng yang sehat. Jangan pernah memakai minyak goreng secara berulang kali. Hindari juga pemakaian tepung yang terlalu tebal atau banyak.
Pilihan Makanan Sehat untuk Buka Puasa
Anda bisa memilih menu lain yang jauh lebih sehat. Berikut adalah lima alternatif bergizi sebagai pengganti gorengan :
• Kurma : Buah ini cepat mengembalikan energi tubuh Anda. Kurma juga mengandung kalium tinggi untuk menjaga fungsi otot.
• Smoothies: Minuman ini kaya nutrisi dari buah segar. Pencernaan Anda lebih mudah mengolahnya daripada buah dan sayur mentah.
• Sup Tahu: Makanan berkuah hangat ini sangat menyegarkan tubuh. Sup ini menyumbang protein tanpa membebani kerja lambung Anda.
• Telur Rebus: Telur rebus menyimpan banyak protein dan vitamin B12. Anda bisa memakannya langsung atau menjadikannya isian roti lapis.
• Bubur Kacang Hijau: Takjil ini memiliki banyak serat dan zat besi. Tubuh Anda akan kembali bugar dengan cepat setelah berpuasa.
Hindari Makanan Ini Saat Buka Puasa
Anda juga harus menghindari beberapa jenis asupan tertentu. Makanan ini berpotensi memicu masalah maag saat Anda berbuka.
• Pedas dan Bersantan: Makanan pedas bisa mengiritasi lambung yang sedang kosong. Santan berlebih juga membuat perut Anda terasa kembung dan penuh.
• Minuman Bersoda dan Berkafein: Minuman ini sangat cepat menaikkan asam lambung Anda. Akibatnya, perut Anda akan langsung terasa perih dan mual.
• Terlalu Manis: Makanan manis memang terbukti cepat memulihkan kadar gula darah. Namun, porsi berlebihan justru dapat memicu penyakit diabetes dan obesitas.
Kesimpulannya, memakan gorengan saat berbuka puasa tetap diizinkan. Namun, Anda harus sangat membatasi jumlah dan porsi konsumsinya. Pilihlah takjil bergizi agar ibadah puasa Anda berjalan lancar. Tubuh Anda pun akan selalu bugar, kuat, dan sehat. (*)















