### Misi Kemanusiaan BRIDS Tembus Isolasi Aceh

PENYERAHAN SIMBOLIS : Perwakilan BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS) menyerahkan bantuan paket sembako kepada TNI Angkatan Udara sebagai bagian dari kolaborasi distribusi bantuan bagi masyarakat terdampak banjir di Sumatra, di Pangkalan Udara Soewondo Medan, Sumatra Utara, Selasa, 24 Desember 2025.
TRANSPARANN.ID, MEDAN – Deru mesin pesawat Hercules C-130 milik TNI Angkatan Udara memecah keheningan di Pangkalan Udara Soewondo, Medan. Burung besi raksasa ini mengemban misi vital: menembus isolasi dan mengantarkan harapan berupa ratusan paket sembako dari BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS) bagi ribuan korban banjir yang kini bertahan hidup di tengah kepungan bencana di Aceh.
Tragedi kemanusiaan yang bermula sejak akhir November 2025 ini telah menyisakan duka mendalam di Pulau Sumatra. Hujan deras tanpa henti memicu banjir bandang dan tanah longsor yang meluluhlantakkan wilayah Aceh, Sumatera Utara, hingga Sumatera Barat.
Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per 23 Desember 2025 mencatat angka kematian yang memilukan; 1.112 nyawa melayang, 176 orang hilang, dan lebih dari 500 ribu jiwa terpaksa mengungsi di tenda-tenda darurat dengan fasilitas seadanya.
Also Read
Provinsi Aceh menjadi titik terparah dalam peta bencana kali ini. Putusnya akses jalan darat mengakibatkan pasokan logistik terhenti total. Kondisi ini menempatkan kelompok rentan seperti balita, lansia, dan ibu menyusui dalam situasi kritis karena menipisnya kebutuhan dasar.
Merespons jeritan para korban yang terisolasi, BRIDS bergerak cepat melalui program Tanggung Jawab Sosial “BRIDS Peduli”. Anak usaha PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk ini menggandeng TNI AU Lanud Soewondo Medan untuk menerbangkan bantuan logistik via jalur udara.
Langkah taktis ini diambil karena jalur darat mustahil ditembus dalam waktu singkat. Pesawat Hercules yang sarat muatan pangan tersebut lepas landas menuju Bandara Rembele, Kabupaten Bener Meriah, Aceh.
Plt. Direktur Utama BRIDS, Fifi Virgantria, menegaskan bahwa pengiriman bantuan ini bukan sekadar kewajiban perusahaan, melainkan panggilan kemanusiaan untuk segera menyelamatkan warga yang terdampak.
“Penyaluran bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial BRI Danareksa Sekuritas untuk hadir serta memberikan dukungan nyata bagi masyarakat terdampak bencana. Kami berharap bantuan ini dapat membantu meringankan beban masyarakat sekaligus mendukung proses pemulihan di wilayah terdampak,” ungkap Fifi dengan nada prihatin.
Selanjutnya, setibanya di Bandara Rembele, bantuan akan langsung didistribusikan ke kantong-kantong pengungsian yang sulit dijangkau. Inisiatif ini menegaskan komitmen BRIDS dalam mendukung ketahanan sosial masyarakat, sejalan dengan napas perjuangan BRI Group untuk selalu hadir di tengah rakyat dalam situasi darurat kebencanaan. (*)
















