### Perkuat Literasi Pasar Modal Generasi Muda

BRIDS Resmikan Galeri Investasi BINUS Semarang.
TRANSPARANN.ID, SEMARANG – BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS) resmi membuka Galeri Investasi Bursa Efek Indonesia (BEI) di Bina Nusantara University (BINUS) Semarang.
Peresmian berlangsung pada Jumat (30/1/2026). Langkah ini bertujuan memperkuat pemahaman pasar modal bagi anak muda. Generasi Z dan Alpha kini mendominasi struktur investor nasional.
Data menunjukkan urgensi peningkatan edukasi ini. Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025 mencatat fakta menarik. Indeks literasi pasar modal baru mencapai 17,78%.
Also Read
Angka tersebut masih rendah jika dibandingkan literasi keuangan nasional. Indeks nasional tercatat sudah melampaui 65%. Celah ini menunjukkan perlunya dorongan edukasi investasi yang lebih masif.
Tren Investor Muda
Sementara itu, minat masyarakat berinvestasi terus tumbuh subur. Jumlah investor pasar modal telah menembus angka 20 juta Single Investor Identification (SID). Capaian ini tercatat hingga akhir tahun 2025.
Mayoritas investor berasal dari kelompok usia di bawah 30 tahun. Generasi Z mendominasi angka tersebut. Generasi Alpha pun mulai menunjukkan ketertarikan serupa.
Namun, semangat ini membawa tantangan tersendiri. Anak muda dikenal sangat adaptif terhadap teknologi informasi. Sayangnya, mereka kerap terjebak pada tren investasi jangka pendek.
Pemahaman risiko sering kali terabaikan. Oleh karena itu, literasi yang kuat menjadi sebuah keharusan. Tujuannya agar investasi mereka lebih terukur dan berorientasi masa depan.
Edukasi Berbasis Praktik
BRIDS dan BEI merespons tantangan ini dengan aksi nyata. Mereka menggelar seminar bertajuk “Smart Investor for Digital Generation”. Mahasiswa BINUS Semarang mengikuti kegiatan ini dengan antusias.

BRIDS Perkuat Literasi Pasar Modal Lewat Galeri Investasi.
Peserta mendapatkan wawasan tentang pola pikir investasi sejak dini. Pembicara juga mengulas cara memanfaatkan teknologi secara bijak. Pemahaman manajemen risiko turut menjadi materi utama.
Galeri Investasi BEI hadir sebagai solusi strategis. Tempat ini menjadi sarana belajar yang berbasis praktik langsung. Mahasiswa bisa mengenal berbagai instrumen investasi secara mendalam.
BEI sendiri telah mengembangkan hampir 1.000 galeri serupa. Fasilitas ini tersebar di berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Galeri ini tidak hanya sekadar pusat informasi pasif.
Mahasiswa dapat belajar mengambil keputusan investasi yang bertanggung jawab. Mereka dilatih untuk melihat investasi dalam kerangka jangka panjang.
Cetak Investor Cerdas
Plt Direktur Utama BRIDS, Fifi Virgantria, menyoroti peran vital mahasiswa. Ia melihat potensi besar pada generasi muda. Mereka adalah agen perubahan budaya keuangan nasional.
“Kami ingin mengubah budaya menabung menjadi budaya investasi,” ujar Fifi.
Fifi menekankan pentingnya keseimbangan antara minat dan pemahaman. Literasi yang kuat harus mendampingi semangat investasi yang tinggi. BRIDS menargetkan 5.000 akun investor baru hingga akhir 2026.
Galeri Investasi ini akan menjadi ujung tombak pencapaian target tersebut. Fokus utamanya bukan sekadar jumlah investor. Kualitas investor muda menjadi prioritas utama perusahaan.
Kepala OJK Jawa Tengah, Hidayat Prabowo, menyambut positif inisiatif ini. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor. Sinergi regulator dan akademisi sangat dibutuhkan saat ini.
“Literasi keuangan perlu kita tanamkan sejak dini,” tegas Hidayat.
Ia berharap generasi muda mampu berinvestasi secara cerdas dan aman. Kolaborasi dengan kampus menjadi kunci membangun fondasi tersebut. Ke depan, sinergi ini akan terus meluas ke berbagai wilayah. (*)















