### Uji Lab Buktikan Makanan Terkontaminasi

KETERANGAN PERS : Wakil Bupati Dairi Wahyu Daniel Sagala (kanan) memberikan keterangan didampingi Bupati Dairi Vickner Sinaga (kiri). Keduanya memimpin rapat pemaparan hasil uji lab kasus keracunan makanan MBG di Ruang Rapat Bupati, Senin (23/2/2026).
TRANSPARANN.ID, DAIRI – Pemkab Dairi mengungkap hasil uji lab makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Makanan ini memicu keracunan siswa SMK HKBP dan SMK Arina.
BACA JUGA : https://transparann.id/159-siwa-smk-hkbp-sidikalang-keracunan-mbg/
Selanjutnya, Bupati Dairi Vickner Sinaga memimpin rapat evaluasi. Rapat berlangsung pada Senin (23/2/2026) di Ruang Rapat Bupati.
Also Read
Sebelumnya, Labkesda Sumatera Utara menguji sampel makanan tersebut. Pengujian berlangsung sejak 13 hingga 18 Februari 2026.
Hasil uji mikrobiologi menunjukkan adanya kontaminasi bakteri. Bakteri ini bersarang pada menu makanan para siswa.
Kemudian, Kadinkes Dairi dr. Henry Manik membenarkan temuan ini. Gejala mual dan muntah membuktikan adanya infeksi bakteri. Tim menemukan Staphylococcus aureus pada nasi putih SMK HKBP.
Selain itu, menu gulai ayam juga mengandung kapang kamir. Sementara pada SMK Arina, sayur tumis mengandung Total coliform.
Lebih lanjut, Henry menyebut durasi pengolahan menjadi penyebab utama. Waktu tunggu menuju konsumsi siswa ternyata terlalu lama.
Akibatnya, kondisi ini memicu pertumbuhan bakteri secara cepat. Suhu penyimpanan makanan juga mengabaikan standar keamanan pangan.
Oleh karena itu, Bupati Vickner menindak tegas kelalaian ini. Pemerintah memprioritaskan keselamatan dan kesehatan para peserta didik. Pemkab segera mengevaluasi pengadaan dan distribusi makanan MBG.
Sebanyak 280 siswa terdampak telah mendapatkan penanganan medis. Kini, seluruh siswa sudah kembali mengikuti proses pembelajaran.
Sebagai tindak lanjut, Badan Gizi Nasional (BGN) mengambil sikap. BGN menanggung seluruh biaya pengobatan para siswa terdampak. Korwil BGN Dairi Pahlawan Nasution mengonfirmasi komitmen tersebut.
Selain itu, BGN menghentikan sementara operasional SPPG Sidikalang III. Mereka akan mengaudit prosedur operasional standar secara menyeluruh. (*)












