Dikuti portal ini dari gridoto.com, Gerry Rosanto dari RDL memperingatkan bahaya membiarkan tuas tetap pada posisi Drive (D). Tindakan konyol ini akan merusak komponen kopling matik dan memperpendek usia mesin.
Selain itu, pakar mewajibkan penggunaan rem tangan untuk menjamin keamanan maksimal di jalan raya. Jusri menyebut aturan ini sebagai standar baku mengemudi defensif di seluruh dunia.
Penggunaan rem kaki dalam waktu lama justru memicu panas berlebih pada piringan rem. Dengan demikian, rem tangan mencegah mobil bergerak liar tanpa kendali pengemudi.
Sementara itu, Anda hanya punya waktu delapan detik untuk menggunakan posisi Drive (D). Sony Susmana dari SDCI menegaskan pengemudi wajib pindah ke Netral setelah waktu tersebut habis.
Jika berhenti lebih lama, segera aktifkan rem tangan demi keselamatan Anda dan orang lain. Jangan biarkan kemalasan menghancurkan hidup Anda dalam sekejap mata di jalan raya.
Terakhir, seluruh pakar sepakat melarang keras penggunaan transmisi Parking (P) saat lampu merah. Posisi ini mengunci roda secara paksa dan berisiko menyebabkan slip yang sangat berbahaya.
Selain itu, perpindahan tuas dari P ke D seringkali menyulitkan pengemudi saat kondisi darurat. Hindari kesalahan fatal ini agar Anda tetap selamat sampai tujuan. (*)












