Aturan Nyepi dan Idul Fitri Bali

### FKUB Rilis Aturan Hari Raya Berdekatan

foto : ilustrasi
DAMAI DALAM KEBERAGAMAN : Kehangatan tergambar dari interaksi umat Hindu dan Islam di Bali saat menyambut perayaan hari besar keagamaan. Perayaan Nyepi dan Idul Fitri yang berdekatan di tahun 2026 ini menjadi momentum untuk terus mempererat tali persaudaraan dan toleransi antarumat beragama.

TRANSPARANN.ID, DENPASAR – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Bali mengeluarkan seruan bersama. Seruan ini mengatur pelaksanaan Nyepi dan Idul Fitri.

Kedua hari raya raya ini berdekatan pada Maret 2026. Hal ini bertujuan untuk menjaga toleransi antarumat beragama.

Hari Raya Nyepi jatuh pada 19 Maret 2026. Sementara itu, Idul Fitri berpotensi terjadi sehari setelahnya. Ketua Majelis Ulama Bali, KH Mahrusun Hadyono, membenarkan seruan ini.

Ia menyatakan umat Islam tetap boleh melaksanakan takbiran. Namun, warga harus mematuhi beberapa aturan khusus.

Warga hanya boleh menggelar takbiran di masjid terdekat. Selain itu, mereka harus berjalan kaki menuju lokasi ibadah.

Umat tidak boleh menggunakan pengeras suara saat takbiran. Mereka juga dilarang menyalakan petasan atau bunyi-bunyian lainnya.

Waktu takbiran berlangsung pukul 18.00 hingga 21.00 WITA. Pengurus masjid wajib berkoordinasi dengan aparat keamanan setempat.

Exit mobile version