
Pj Bupati OKU, H Teddy Meilwansyah (mengenakan kacamata).
TRANSPARANN.COM, BATURAJA – Bencana banjir yang meluluhlantakkan Kabupaten OKU pada Selasa (07/05/2024) dan Kamis (23/05/2024), menyimpan duka yang mendalam bagi warga Sebimbing Sekundang yang terdampak banjir.
Merujuk data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), 11 Kecamatan dari 13 Kecamatan di Kabupaten OKU tergenang banjir, 11.500 Kepala Keluarga dan 45.208 jiwa terdampak banjir, 7 korban meninggal dunia, 11.302 jiwa pengungsi, 11 jembatan roboh, 18 sekolah, 14 rumah ibadah, 1 Puskesmas, 10.818 unit rumah terendam banjir, 90 unit rusak berat, 34 titik longsor.
Also Read
Menindaklanjuti agar banjir tidak terulang kembali, Pemerintah Kabupaten OKU mengambil gerak cepat untuk menanggulangi banjir.
Pj Bupati OKU, H Teddy Meilwansyah, ketika dikonfirmasi portal ini, mengungkapkan, bahwa besok, Selasa (11/06/2024), dirinya akan melakukan paparan di Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
“Besok, jam 10.00, kami di panggil BRIN untuk memaparkan mengenai kondisi kabupaten OKU di Kantor BRIN Jakarta,” ucap mantan Pj Bupati Muara Enim ini.
Kepastian paparan di BRIN, hasil dari kunjungan Pj Bupati OKU, H Teddy Meilwansyah ke Istana Kepresidenan pada Kamis (06/06/2024).
Setelah paparan tersebut, lanjut Teddy, selama empat hari mulai Rabu (12/06/2024), BRIN turun langsung ke Kabupaten OKU untuk mengecek apa akar permasalahan terjadinya banjir di Kabupaten OKU.
“Nantinya kita paparkan mengenai situasi kondisi Kabupaten OKU sebelum banjir, pada saat banjir dan pasca banjir,” ucap suami Hj Zwesti Karenia ini.
Ditambahkan Teddy, terkait apakah akan dilakukan pengerukan Sungai Ogan, hal tersebut tergantung hasil rekomendasi BRIN setelah melakukan peninjauan di Kabupaten OKU.
Dilanjutkan Teddy, apapun hasil rekomendasi dari BRIN, kesiapan anggaran untuk melaksanakan hasil rekomendasi BRIN, bisa dari Pusat, dari Propinsi.
“Yang pasti dananya bisa dari mana saja,” pungkas Teddy. (bet)













