
TRANSPARANN.COM – Partai final Piala Presiden 2024 yang digelar Minggu, 4 Agustus 2024 di Stadion Manahan, Solo. Laga pemungkas tersebut mempertemukan Borneo FC melawan Arema FC.
Final Piala Presiden 2024 bak dejavu. Sebab Piala Presiden 2022 silam, Borneo FC dan Arema FC juga saling berhadapan di laga final. Saat itu Arema FC lah yang berhasil menasbihkan diri sebagai juara.
Also Read
Perjuangan para punggawa Arema FC merenggut trofi Piala Presiden 2024, tidaklah mudah. Arema FC mendapat perlawanan sengit dari punggawa Borneo FC. Pertandingan sengit pada partai puncak final piala presiden 2024 antara Arema FC melawan Borneo FC, Minggu (4/8/2024, yang di gelar di Stadion Manahan Solo, pada babak pertama masih imbang 0 – 0.
Kedua tim saling melakukan jual beli serangan selama berlangsungnya 45 menit pertandingan di babak pertama. Kedua tim sangat bermain hati – hati berupaya meminimalisir kecolongan bola pada pertandingan tersebut. Stefano lilipaly nyaris membuka peluang bagi Borneo FC melalui tendangan bebas pada menit ke – 6, namun sayangnya masih membentur mistar gawang Arema FC.
Arema FC melakukan serangan balik pada menit ke – 10 lewat tendangan jarak jauh Dalberto, namun disayangkan sepakan tersebut masih melebar tipis ke sisi kiri gawang Borneo FC.
Jual beli serangan terus terjadi hingga Ronaldo De Souza mengancam gawang Arema FC pada menit ke – 13 lewat umpan tendangan bebas Stefano Lilipaly. Namun tandukan Ronaldo masih melambung dari arah gawang Arema FC.
Umpan silang Charles Lokolingoy kepada Choi Bokyung kembali membuka peluang bagi Arema FC pada menit ke – 34, namun tembakan Choi Bokyung masih jauh melebar.
Pada menit ke-37 Arkhan Fikri yang mendapat umpan tarikan dari sisi kiri, hampir membuka peluang bagi Arema FC. Disayangkan sontekan tersebut masih membentur Ronaldo De Souza.
Tak lama giliran Terens Puhiri melakukan serangan pengancam gawang Arema FC, sepakan Terens masih bisa di bendung kiper Arema FC, Lucas Frigeri.
Tambahan waktu hingga penghujung babak pertama skor masih imbang 0 – 0.
Dibabak kedua Arema unggul lebih dulu lewat gol Wiliam Moreira pada menit ke – 49. Namun Borneo tidak mau tinggal diam pada menit ke – 62, Leo Gaucho menyamakan kedudukan. Wiliam Moreira hampir menambah satu gol lagi untuk Arema FC pada menit ke – 74. Namun tembakan keras kaki kiri dari luar kotak pinalti masih bisa di tepis kiper Borneo FC.
Borneo harus bermain dengan 10 pemain usai Lilipaly melakukan pelanggaran terhadap Wiliam Moreira pada menit ke – 85. Awalnya wasit masih memberi kartu kuning, saat wasit meninjau VAR dan memutuskan mengeluarkan kartu merah langsung kepada Lilipaly. Waktu normal berakhir dengan skor imbang 1-1 dan dilanjutkan dengan babak adu penalti.
Arema FC akhirnya keluar sebagai juara setelah memenangkan drama krusial adu penalti dengan skor 5 – 4. Empat algojo Borneo FC : Berguinho, Christophe Nduwarugira, Jusuf Habibi, Leo Gaucho berhasil melaksanakan tugasnya, tetapi Ronaldo De Souza gagal melakukan tendangan. Dari tim Arema fc : semua pemain yakni Charles Lokolingoy, Wiliam Moreira, Julian Guevara, Dalberto, Lucas Frigeri berhasil mencetak gol (fer)















