### Polisi Selidiki Insiden Berdarah di PKS OKU

KORBAN TEWAS : Kondisi jenazah korban kecelakaan kerja PKS PT KIT di RS Noesmir Baturaja, Tedi Purba tewas mengenaskan akibat hantaman alat berat saat bekerja.
TRANSPARANN.ID – Seorang pekerja tewas mengenaskan di Pabrik Kelapa Sawit (PKS).
Kecelakaan maut ini terjadi di PT Karya Inti Tani (KIT). Insiden berdarah tersebut berlangsung pada Senin, 2 Maret 2026.
Tepatnya sekitar pukul 17.50 WIB. Korban bernama Tedi Purba alias Teded. Ia merupakan warga Desa Lubuk Batang Baru.
Also Read
Sehari-hari, Teded bekerja sebagai tukang bongkar kelapa sawit.
Sore itu, ia sedang melakukan pekerjaannya seperti biasa.
Namun, petaka tiba-tiba datang menghampiri. Sekitar pukul 17.30 WIB, sebuah alat berat berjenis loader melaju.
Kendaraan besar itu langsung menghantam tubuh Teded.
Akibatnya, kepala korban dilaporkan pecah karena hantaman keras tersebut.
Kepala Desa Kurup, Kecamatan Lubuk Batang, Supron Hadi, dikonfirmasi ini, membantah jika korban warga Desa Kurup.
Namun ia membenarkan ada kejadian di PKS PT KIT.
“Untuk kronologis kejadiannya belum tahu,” ucap Supron.
Selanjutnya, Kepala Desa Lubuk Batang Baru memberikan konfirmasi.

OLAH TKP : Petugas Polsek Lubuk Batang, Senin, 2 Maret 2026, pukul 20.45 WIB, melakukan olah TKP di PKS PT Karya Inti Tani. Alat berat loader penyebab kecelakaan maut dipasangi garis polisi.
Rendi membenarkan bahwa warganya meninggal dunia di lokasi kejadian di PKS PT KIT.
Meski begitu, ia belum mengetahui kronologi pasti insiden tersebut.
“Saya baru pulang tarawih,” ungkap Rendi.
“Belum tahu pasti ceritanya, tetapi benar ia warga kami,” tambahnya.
Sementara itu, pihak kepolisian segera turun ke lokasi.
Kapolres OKU, AKBP Endro Aribowo, telah menerima laporan kecelakaan.
Melalui Polsek Lubuk Batang, polisi langsung bertindak cepat.
Kanit Reskrim, Ipda Angkut, kini memimpin penyelidikan di tempat kejadian.
Lokasi persis pabrik berada di Desa Kurup, Lubuk Batang.
“Sebentar, di sini susah sinyal,” kata Ipda Angkut.
“Nanti kami infokan bagaimana kejadian sebenarnya,” tegasnya.
Sementara itu, perwakilan PT KIT belum dapat dikonfirmasi. (*)












