### Pemkab OKU Jemput Bola Layani Warga

LAYANAN SEPENUH HATI : Kepala Dinas Kesehatan OKU, Deddy Wijaya, memantau langsung Petugas medis yang sabar melayani konsultasi dan pemeriksaan kesehatan warga di pelayanan Bus Kesehatan Keliling di Kelurahan Sekarjaya. Inovasi Pemkab OKU ini disambut antusias karena warga tak perlu lagi mengeluarkan ongkos untuk berobat.
TRANSPARANN.ID, OKU – Senyum bahagia mengembang di wajah warga Lekis. Mereka tinggal di Kelurahan Sekarjaya, Baturaja Timur. Hari itu, Selasa (24/2/2026), sebuah bus tiba.
Bus tersebut membawa harapan baru bagi warga. Pemerintah Kabupaten OKU membawa layanan kesehatan gratis.
Program ini bernama Bus Layanan Kesehatan Keliling. Bupati OKU Teddy Meilwansyah menginisiasi inovasi ini. Wakil Bupati Marjito Bachri turut mendukung penuh.
Also Read
Tujuannya jelas, yakni mendekatkan layanan kepada masyarakat. Warga tidak perlu lagi menempuh jarak jauh.
Warga berbondong-bondong mendatangi bus tersebut. Mereka ingin memeriksakan kondisi kesehatan secara gratis. Tim Dinas Kesehatan OKU melayani dengan ramah.
Petugas Puskesmas Sekarjaya juga ikut terjun langsung. Warga antusias memeriksakan kondisi kesehatannya hari itu. Bus ini memiliki fasilitas ranjang periksa. Tabung oksigen dan obat-obatan pun tersedia lengkap.
Selain itu, warga leluasa berkonsultasi secara gratis lantaran petugas kesehatan melayani dengan ramah dan memberi waktu leluasa untuk konsultasi.
Kepala Dinas Kesehatan OKU Deddy Wijaya menjelaskan program ini merupakan inovasi unggulan bupati dan wakil bupati. “Sebelumnya ada program ambulans dan khitanan gratis. Kini hadir Bus Layanan Kesehatan Keliling dan semuanya gratis,” ucap Deddy.
Bus kesehatan keliling menjangkau masyarakat yang jauh dari fasilitas layanan kesehatan. Kendaraan ini juga disiagakan saat terjadi bencana.
“Ini bentuk kehadiran Pemkab OKU di tengah masyarakat. Kami ingin memberikan pelayanan kesehatan terbaik dengan sistem jemput bola,” kata Deddy.
Deddy berharap, kehadiran bus kesehatan ini dapat membantu masyarakat khususnya untuk warga yang jauh dari puskesmas. Masyarakat bisa meminta layanan kesehatan bus ini.
Syaratnya, perwakilan warga cukup berkoordinasi dengan puskesmas. Setelah itu, tim akan segera menjadwalkan kunjungan. Semua layanan kesehatan keliling ini tidak berbayar.
Siti, seorang warga setempat pengguna layanan, merasa sangat terbantu dan sangat bersyukur. Ia biasanya harus keluar ongkos untuk berobat.
“Biasanya saya harus ke puskesmas atau rumah sakit pakai ongkos. Kini petugas datang langsung dan gratis. Terima kasih Pak Bupati dan Wakil Bupati OKU,” ucap Siti penuh haru.
(*)














