### Polisi Masih Tutup Mulut Soal Identitas Pelaku

MENGGELEDAH : tangkapan layar video amatir memperlihatkan seorang polisi menggeledah bagasi minibus. Petugas menduga tumpukan kardus tersebut menyimpan muatan rokok ilegal.
TRANSPARANN.ID, OKU – Sebuah video amatir membongkar dugaan sindikat kejahatan.
Dua anggota Bripda Satlantas mencegat minibus coklat misterius. Bagasi minibus tersebut ternyata menyimpan rahasia besar.
Polisi membongkar tumpukan kardus di dalam bagasi. Isinya sangat mirip dengan kemasan rokok ilegal.
Also Read
Parahnya, satu petugas justru mengintimidasi si perekam. Ia melarang warga mendokumentasikan aksi penggeledahan tersebut. Tindakan arogan ini jelas mengundang kecurigaan publik.
Dalam vidio durasi 01 : 55, terekam suara seorang wanita mengatakan nyari duit pak. dapat duit dikit jadilah. kami ni nak ke rumah sakit palembang pak.
Terekam dengan jelas, kejadian tersebut terletak di depan patung kuda, Jalan Cor, Kelurahan Batu Kuning.
Dikutip portal ini dari klikoku.id, selanjutnya, pewarta langsung mencecar pihak Satlantas Polres OKU.
Anehnya, Kasat Lantas AKP Ayu Tiara seolah menghilang. Nomor telepon pejabat tersebut sengaja dimatikan.
Akhirnya, Kanit Turjawali Ipda Salman berani angkat bicara. Ia membenarkan penangkapan minibus bermuatan rokok tersebut. Rabu (18/2/2026), Salman menyerahkan tersangka ke Unit Pidsus.
Kini, Satreskrim Polres OKU mengambil alih barang bukti. Kanit Pidsus Ipda Riri Nabila Pradani membenarkan hal itu.
Namun, penanganan kasus kejahatan ini tercium sangat lamban.
Penyidik berdalih masih harus menggandeng pihak Bea Cukai. Mereka juga baru merencanakan proses gelar perkara internal.
Hingga kini, transparansi penegak hukum sangat patut dipertanyakan.
Polisi menutup rapat identitas para terduga pelaku. Jumlah dan merek barang bukti juga sengaja dirahasiakan.
Oleh karena itu, publik menuntut keterbukaan informasi kepolisian. Jangan sampai kasus penyelundupan ini menguap begitu saja. (*)












