### Bupati OKU Wajibkan OPD Kawal Sensus 2026

AUDIENSI BPS OKU : Suasana pertemuan Bupati OKU H Teddy Meilwansyah bersama jajaran Badan Pusat Statistik (BPS) OKU dan pejabat daerah setempat, Kamis (19/2). Pertemuan ini mematangkan persiapan Sensus Ekonomi 2026 dan program Desa Cantik di Kabupaten OKU.
TRANSPARANN.ID, OKU – Pemerintah Kabupaten OKU siap mengawal ketat Sensus Ekonomi 2026 (SE2026).
Bupati OKU, H Teddy Meilwansyah, menegaskan komitmen kuat tersebut.
Hal ini terungkap saat ia menerima audiensi BPS OKU. Pertemuan penting ini berlangsung pada Kamis, 19 Februari 2026.
Also Read
Menurut Teddy, data sensus adalah fondasi yang sangat vital. Pemerintah daerah amat membutuhkan data terintegrasi tersebut.
“Data ini penentu arah kebijakan daerah ke depan,” tegasnya.
Tanpa data akurat, pemerintah akan sulit merumuskan suatu kebijakan.
Oleh karena itu, Teddy menuntut sinergi secara lintas sektoral. Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) wajib bergerak proaktif.
Masyarakat juga diminta ikut mendukung kelancaran tahapan sensus ini.
Selanjutnya, Pemkab OKU akan memfasilitasi sosialisasi ke berbagai wilayah.
Pemerintah juga berjanji segera menyiapkan data administratif bagi BPS.
“Asisten II, tolong segera penuhi semua kebutuhan BPS,” instruksinya.
Sementara itu, Kepala BPS OKU, Anugrahani Prasetyowati, merespons positif.
Pihaknya sangat mengapresiasi dukungan penuh dari Pemkab OKU. Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 jelas membutuhkan sokongan yang kuat.
Agenda krusial ini akan berjalan selama 2,5 bulan. Tepatnya, pelaksanaan sensus dimulai sejak Mei hingga Juli 2026.
Sensus sepuluh tahunan ini akan terintegrasi langsung ke DTSEN. DTSEN merupakan singkatan dari Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional.
Selain urusan sensus, BPS OKU membawa satu misi lain. Mereka turut meminta dukungan untuk program pembinaan Desa Cantik.
Tahun ini, BPS resmi menyasar tiga desa di OKU. Ketiganya meliputi Desa Martajaya, Batumarta II, dan Pandan Dulang. (*)













