### Bupati Teddy Mengikutsertakan 24 OPD dalam Bimtek ASB-SIPD

BERI ARAHAN – Bupati OKU, Teddy Meilwansyah, saat memberikan arahan dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan dan Implementasi Analisis Standar Belanja (ASB), 10 – 11 Februari 2026, di Sleman, Jogjkarta. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas SDM guna mewujudkan pengelolaan keuangan daerah yang transparan dan akuntabel sesuai standar SIPD.
TRANSPARANN.ID, OKU – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di bidang keuangan daerah. Langkah ini bertujuan memperbaiki nilai MCP KPK dan memastikan pengelolaan keuangan yang transparan serta akuntabel.
Pemkab OKU menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan dan Implementasi Analisis Standar Belanja (ASB) berbasis SIPD. Kegiatan berlangsung selama dua hari, 10 – 11 Februari 2026, di Kabupaten Sleman, Propinsi Jogjakarta.
Bupati OKU Teddy Meilwansyah menghadiri langsung kegiatan ini. Sebanyak 24 peserta dari berbagai OPD turut serta. Peserta terdiri atas 15 laki-laki dan 9 perempuan dari 10 OPD.
Also Read
BKAD mengirim delapan orang sebagai peserta terbanyak. SETDA dan Inspektorat masing-masing mengutus tiga orang. OPD lain seperti PUPR, Perkim, BKPSDM, Bapenda, RSUD, Dinas Kominfo, dan Dinas Perpustakaan mengirim satu hingga dua orang.
Dalam sambutannya, Bupati Teddy mengapresiasi penyelenggaraan bimtek ini. Ia bersyukur Pemkab OKU mendapat satu kelas khusus. Ia juga takjub karena persiapan kegiatan berjalan kurang dari satu minggu.
“Kami sadar penyelenggaraan acara ini tidak mudah. Agenda dengan pemda lain di Jawa Tengah terpaksa kami jadwal ulang,” ujarnya.
Bupati menekankan pentingnya bimtek bagi tata kelola keuangan daerah. Ia berharap seluruh OPD mampu menyusun administrasi belanja negara dengan mudah dan tertib.
“Bimtek ini sangat penting untuk menyusun analisis standar belanja sesuai peraturan,” jelas Teddy.
Ia berpesan agar peserta mengikuti kegiatan dengan serius. Ia meminta BKAD sebagai OPD penyusun ASB segera membentuk tim kerja pascabimtek. Koordinasi dengan OPD teknis juga harus berjalan erat.
Pemkab OKU berharap hasil bimtek segera terimplementasi. Langkah ini akan mendukung perencanaan dan pembangunan daerah yang lebih baik. (*)












