### Inovasi Pertamina EP Buahkan Hasil Manis

Well service yang dilakukan PEP Prabumulih Field berhasil mengungkap potensi peningkatan produksi migas di sumur PBM-025 di Struktur Prabumulih Barat.
TRANSPARANN.ID, PRABUMULIH – Harapan baru menyembur dari perut bumi Prabumulih Barat. Sumur PBM-025 kini kembali berdenyut kencang. Pertamina EP (PEP) Prabumulih Field sukses memulihkan produksinya. Ini berkat sentuhan dingin metode well service.
Tim memulai perawatan sumur sejak 14 Januari 2026. Saat ini, prosesnya memasuki tahap uji produksi. Hasil uji alir awal membawa kabar gembira.
Kemampuan produksi sumur melonjak tajam. Angkanya mencapai 205 barel minyak per hari (BOPD). Gas juga mengalir sebanyak 0,57 juta kaki kubik standar per hari (MMSCFD).
Also Read
“Sumur PBM-025 kembali aktif dan produktif,” ujar Senior Manager PEP Prabumulih Field, Muhammad Luthfi Ferdiansyah.
Luthfi menyampaikan rasa syukurnya. Ia menyebut pencapaian ini buah kerja keras tim. Mereka tak lelah berinovasi demi ketahanan energi nasional.
Awalnya, target well service ini cukup sederhana. Tim hanya ingin menjaga produksi di angka 70 BOPD. Namun, potensi alam memberikan kejutan manis. Hasil uji justru melampaui target tersebut.
Uji alir ini bertujuan mengukur kekuatan alami sumur. Tim ingin mengetahui kemampuan sumur mengalirkan migas tanpa alat bantu.
Hasil ini menjadi acuan penting. Tim dapat menilai kinerja sumur secara akurat. Mereka juga bisa memahami karakteristik batuan penyimpannya.
Perawatan sumur PBM-025 fokus pada tiga sasaran utama. Tim melakukan squeeze cementing pada lapisan BRF. Mereka juga memperbaiki bonding semen di kedalaman tertentu.
Terakhir, tim melakukan perforasi pada lapisan produksi R9. Pekerjaan ini memakan waktu tiga minggu. Mereka mengandalkan Rig GJE-06 berkapasitas 350 HP.
Upaya ini membuktikan satu hal penting. Well service mampu meningkatkan produksi dengan biaya efisien.
“Keberhasilan ini membuktikan optimalisasi sumur eksisting sangat efektif,” tegas Luthfi.
Menurutnya, langkah ini mendorong peningkatan produksi yang rendah risiko. Semangat ini menjadi energi baru bagi industri hulu migas di Sumatera.
PEP Prabumulih Field sendiri beroperasi di bawah naungan PHR Zona 4. Mereka terus berkomitmen menjaga nyala energi di bumi Sriwijaya. (*)















