### Sukses Nolkan Angka Putus Sekolah

Kepala SMP Negeri 9 OKU, Dora Anggeraini SPd MPd.
TRANSPARANN.ID, OKU – SMP Negeri 19 OKU kini mulai menunjukkan taringnya di dunia pendidikan.
Sekolah ini terletak di perbatasan OKU dan Ogan Ilir. Tepatnya berada di Desa Sukapindah, Kecamatan Kedaton Peninjauan Raya.
Sekolah ini telah menjadi pilihan favorit masyarakat sekitar.
Also Read
Prestasi ini tidak lepas dari tangan dingin Kepala Sekolah, Dora Anggeraini. Ia terus melakukan pembenahan masif sejak memimpin sekolah tersebut.
Hasil kerja kerasnya terbayar lunas pada 7 November 2025 lalu. Dora berhasil meraih penghargaan terbaik kedua Kepala Sekolah Dedikatif. Penghargaan ini diberikan untuk tingkat Kabupaten OKU.
Tak hanya itu, inovasi Dora juga menular kepada stafnya. Eris Gassela, tenaga perpustakaan sekolah, berhasil menyabet peringkat pertama.
Ia menjadi Tenaga Perpustakaan Transformatif terbaik tahun 2025 se-Kabupaten OKU.
Pendekatan Humanis Hapus Putus Sekolah
Selain prestasi akademik, Dora mencatat pencapaian sosial yang luar biasa. Ia sukses menghapus angka Anak Putus Sekolah (APS).
Angka APS kini menjadi nol, dari sebelumnya sekitar 15 anak.
“Saat saya masuk tahun 2023, APS terbilang tinggi,” ujar Dora, Selasa, 7 November 2026.
Menurutnya, separuh dari 30 siswa sempat putus sekolah karena berbagai faktor. Namun, kini semua siswa telah kembali ke bangku sekolah.
Dora menerapkan pendekatan persuasif untuk mengatasi masalah ini. Pihak sekolah menjemput siswa langsung ke rumah mereka. Mereka membujuk siswa dan orang tua dengan sabar.
Sekolah juga memberikan bantuan fasilitas pendidikan secara konkret. Bantuan tersebut meliputi seragam, tas, alat tulis, hingga sepatu.
“Ada anak yang sudah dua tahun tidak sekolah, kami jemput,” kenang Dora.
Bagi siswa yang masih buta aksara, sekolah memberikan perhatian khusus. Para guru mendidik mereka secara intensif hingga lancar membaca dan menulis.
Transformasi Layanan Perpustakaan
Sementara itu, Eris Gassela mengakui besarnya dampak kepemimpinan Dora. Sekolah mengalami perubahan positif dalam kedisiplinan dan sistem belajar.
Kualitas tenaga pendidik dan jumlah siswa pun terus meningkat.
Transformasi juga terjadi di sektor perpustakaan sekolah.
“Minat baca anak sekarang sudah tinggi berkat transformasi ini,” ungkap Eris.
Ia juga terus meningkatkan inovasi pelayanan perpustakaan berbasis manual. Berkat dedikasinya, Eris merasa bangga menerima penghargaan dari Bupati OKU.
“Alhamdulillah, semua ini berkat bimbingan Ibu Kepsek,” pungkasnya dengan penuh syukur. (*)















