### Ribuan Jemaat Galang Dana Pulihkan Taput

Perayaan Natal Oikumene Kecamatan Pangaribuan, Kabupaten Tapanuli Utara, Senin, 8 Desember 2025.
TRANSPARANN.ID, TAPANULI UTARA – Ribuan masyarakat memadati Gereja HKBP Pakpahan pada Senin (8/12/2025) sore. Mereka hadir bukan hanya untuk merayakan Natal Oikumene Kecamatan Pangaribuan, melainkan untuk menyatukan hati dan doa di tengah himpitan bencana yang melanda Tapanuli Utara.
Mengusung tema “Allah Hadir Untuk Menyelamatkan Keluarga” (Matius 1:21-24), perayaan ini menjadi momen emosional bagi warga. Kehadiran Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Hutabarat (JTP), bersama Ketua TP PKK Taput, Neny Angelina JTP Hutabarat, menambah khidmat suasana. Turut hadir pula Plt. Camat Pangaribuan Marhasak Simaremare, Ketua Panitia Trijan H. Simatupang, serta jajaran Forkopimcam, mulai dari Kapolsek, Danramil, Anggota DPRD, Kepala Desa, hingga para guru dan perangkat desa se-Kecamatan Pangaribuan.
Di balik kidung pujian yang menggema, terselip keprihatinan mendalam. Anggota DPRD Kabupaten Tapanuli Utara, Selamat Pakpahan, dalam sambutannya mengungkapkan realitas pahit yang sedang dihadapi masyarakat. Ia menyoroti rentetan bencana alam dan krisis energi yang mencekik ekonomi warga.
Also Read
“Banyak hal berat yang kita alami saat ini. Selain berbagai bencana di Tapanuli Utara, kita menghadapi kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM). Harganya bahkan melambung mencapai Rp25.000 hingga Rp30.000 per liter,” ujar Selamat dengan nada prihatin.
Ia mengajak seluruh jemaat untuk berserah diri. “Kita berdoa agar musibah yang kita alami cepat berlalu dan kehidupan kembali normal seperti sedia kala,” tambahnya, yang diamini oleh ribuan jemaat yang hadir.

Perayaan Natal Oikumene Kecamatan Pangaribuan, Kabupaten Tapanuli Utara, Senin, 8 Desember 2025.
Merespons kondisi tersebut, Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Hutabarat, memberikan penguatan kepada warganya. JTP, sapaan akrabnya, mengapresiasi kerja keras panitia dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat yang tetap solid meski dalam situasi sulit.
“Melalui Natal ini, kita jadikan momentum awal untuk bekerja sama dan berpartisipasi lebih kuat. Kami dari Pemkab Tapanuli Utara terus berdoa semoga bencana ini cepat berlalu,” tegas JTP.
Bupati juga menyuntikkan optimisme menyongsong masa depan. “Harapan kita, tahun 2026 Tapanuli Utara semakin maju dan cemerlang. Khusus kepada ASN di Kecamatan Pangaribuan, mari tunjukkan tanggung jawab dengan melayani masyarakat sebaik mungkin,” imbaunya.
Acara ini tidak berhenti pada seremonial belaka. Membuktikan tema “Allah Hadir Untuk Menyelamatkan”, para jemaat secara spontan menggelar aksi solidaritas nyata. Mereka menggalang dana untuk penanggulangan bencana Tapanuli Raya serta menyerahkan bantuan sosial bagi korban kebakaran dan warga terdampak di Kecamatan Pangaribuan.
Perayaan Natal Oikumene ini berakhir dengan penuh haru, membuktikan bahwa di tengah badai bencana dan kesulitan ekonomi, semangat persaudaraan masyarakat Pangaribuan justru semakin menyala. (tum)












