### Eks Balai Penyuluhan Jadi Destinasi Wisata

Tanda peringatan di Agrowisata Ngalor Kalo.
TRANSPARANN.ID, MANGGARAI BARAT – Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), resmi mengubah balai penyuluhan pertanian di Lembor menjadi destinasi agrowisata bernama Ngalor Kalo. Kawasan ini menawarkan panorama sawah yang asri dan kini menjadi magnet wisata baru di Manggarai Barat.
Kepala Dinas Pertanian Manggarai Barat, Laurens Halu, menegaskan bahwa pembangunan Ngalor Kalo tidak mengurangi lahan irigasi. Pemerintah membangun kawasan ini di atas lahan bekas balai penyuluhan pertanian seluas 0,5 hektar yang berdiri sejak 2023.
Untuk menjaga keberlanjutan, pembangunan agrowisata ini tetap mengikuti aturan hukum. Regulasi yang berlaku mencakup UU No. 41 Tahun 2009 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan, Peraturan Menteri Pertanian No. 07/2012, serta PP No. 1 Tahun 2011.
Also Read
Selain itu, aturan melarang pengalihan fungsi lahan irigasi jika berpotensi mengancam ketahanan pangan, merusak sistem irigasi, atau tidak memiliki izin resmi. Oleh karena itu, pemerintah menekankan pentingnya memahami regulasi sebelum melakukan perubahan fungsi lahan.
Sebagai langkah pencegahan, Dinas Pertanian Manggarai Barat telah memasang tanda larangan pembangunan di atas daerah irigasi. Upaya ini bertujuan melindungi lahan pertanian pangan berkelanjutan sekaligus menjaga ketahanan pangan masyarakat setempat. (tam)














