### Bupati Teddy Minta Inovasi dan Responsivitas

Kepala Dinas Kominfo OKU, Mirdaiili S STP menandatangani berita acara pelantikan disaksikan Bupati OKU, H Teddy Meilwansyah.
TRANSPARANN.ID – Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) H. Teddy Meilwansyah secara resmi melakukan rotasi besar-besaran terhadap jabatan pimpinan tinggi pratama, administrator, dan pengawas di lingkungan Pemkab OKU. Sebagai langkah penyegaran, ia melantik langsung 29 orang pejabat setingkat Eselon II dan Eselon III di Ruang Abdi Praja, Jumat (31/10).
Pelantikan ini mencakup berbagai posisi strategis, mulai dari Kepala Dinas, Kepala Bidang, Sekretaris Dinas, hingga Lurah. Sebagai contoh, H. Absan yang sebelumnya memimpin BKKBN kini diangkat menjadi Inspektur Kabupaten OKU. Selanjutnya, Luqmanul Hakim berpindah dari Kepala Bapelitbangda untuk memegang tampuk kepemimpinan Dinas Perdagangan.
Rotasi ini juga menyentuh beberapa dinas kunci. Misalnya, Kepala Dinas Kominfo yang sebelumnya dijabat Priyatno Darmadi, kini diisi oleh Mirdaili dari Badan Kepegawaian. Sementara itu, Priyatno sendiri bergeser untuk memimpin Dinas Badan Pendapatan Daerah. Di sisi lain, bidang pendidikan kini resmi dipimpin oleh Kadarisman, yang sebelumnya mengepalai Dinas Ketenagakerjaan.
Also Read

Bupati OKU didampingi unsur Forkompimda OKU memberikan ucapan selamat kepada para pejabat yang baru dilantik.
Tidak berhenti di level dinas, rotasi juga terjadi di tingkat kecamatan. Faisol Fahmi, mantan Lurah Tanjung Agung, naik jabatan menjadi Camat Ulu Ogan, menggantikan Eldaniati yang kemudian berpindah untuk memimpin Kecamatan Lengkiti.
Dalam sambutannya, Bupati Teddy menegaskan bahwa rotasi ini merupakan kebutuhan organisasi untuk menyegarkan roda pemerintahan. Ia menambahkan bahwa proses seleksi telah dirancang jauh hari sebelumnya. “Kami butuh pejabat yang memiliki semangat, bisa berinovasi, dan membuat terobosan untuk membawa OKU lebih maju,” tegas Bupati.
Lebih lanjut, Bupati meminta seluruh kepala OPD tidak berlarut dalam ketidakpastian dan segera mengejar ketertinggalan. “Saya butuh orang-orang yang solid dan loyal agar gerbong pemerintahan dapat berjalan maksimal,” kata Teddy.
Sebagai penutup dan peringatan, Bupati menghimbau para pejabat baru untuk bekerja sesuai aturan dan tidak menyalahgunakan jabatan. Ia menekankan bahwa jabatan ini akan dievaluasi dalam enam bulan ke depan. “Jadilah pejabat yang responsif. Jika kinerja tidak baik, kita tidak segan untuk menggantinya. Bila perlu, setiap Jumat kita lakukan pelantikan hingga semua OPD berjalan dengan baik,” pungkasnya. (bet)













