### Warga OKU Terpaksa Antre Pertalite

Kelangkaan BBM jenis Pertamax di beberapa SPBU di Kabupaten OKU.
TRANSPARANN.ID – Warga Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) terus melaporkan kesulitan mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax. Sejak Minggu (14/9), kelangkaan ini meluas ketika sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dan kios pertashop menghentikan penjualan akibat stok habis.
Petugas SPBU memasang papan pengumuman bertuliskan “Pertamax dalam perjalanan”, sementara beberapa pertashop menutup rapat layanan mereka. “Kami tidak tahu kapan pasokan masuk,” kata Santo, petugas pertashop di Baturaja, saat ditemui wartawan.
Situasi ini memaksa warga mengantre panjang demi mendapatkan Pertalite sebagai pengganti. Kendaraan yang biasanya mengandalkan Pertamax pun terpaksa menyesuaikan diri. Di jalanan, antrean mengular seperti korban yang menunggu giliran mendapatkan “napas” untuk mesin mereka.
Also Read

Kelangkaan BBM jenis Pertamax di beberapa SPBU di Kabupaten OKU.
Kelangkaan ini juga menghantam Kabupaten Muara Enim. Beberapa SPBU di sana bahkan menjemput pasokan langsung ke Integrated Terminal (IT) Lampung, meski PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel belum mengonfirmasi kabar tersebut.
Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, memastikan pasokan BBM Sumatera Selatan berasal dari IT Palembang. Terminal ini menerima suplai lewat jalur laut yang rawan terganggu cuaca. “Kami memantau distribusi secara real-time di setiap SPBU dan berkoordinasi intensif agar suplai berjalan optimal,” ujarnya.
Pertamina mengimbau warga tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan. Perusahaan berjanji menjaga ketersediaan energi secara merata dan berkelanjutan. Namun, publik masih menunggu jawaban pasti tentang dalang di balik kelangkaan Pertamax yang kini menghantui OKU dan sekitarnya. (bet)














