### Polisi OKU Donor Darah, Selamatkan Nyawa Warga

Aipda Hadi Suhendra mendonorkan darahnya bantu warga.
TRANSPARANN.COM – Aksi cepat tanggap ditunjukkan Kanit Binmas Polsek Semidang Aji Polres OKU, Aipda Hadi Suhendra SE MM, usai menerima pesan WhatsApp dari nomor tak dikenal, Rabu (16/04/2025). Pesan itu datang dari seseorang bernama Bedi, yang mengabarkan bahwa ibunya, Seruning (84), tengah membutuhkan transfusi darah golongan AB di RSUD Ibnu Sutowo Baturaja.
Tanpa ragu, Aipda Hadi langsung bertindak. Setelah memastikan kebenaran informasi, ia segera meluncur ke markas PMI OKU untuk mendonorkan darahnya. “Saya merasa terpanggil untuk membantu. Begitu tahu ada yang butuh darah AB, saya langsung berangkat,” ungkapnya.

Sebelum mendonorkan darah, Aipda Hadi Suhendra melakukan screening.
Setibanya di PMI OKU, Aipda Hadi mengikuti prosedur yang berlaku. Ia melakukan registrasi, kemudian menjalani pemeriksaan tensi dan hemoglobin (Hb). Petugas PMI memastikan kesehatannya cukup baik untuk melakukan donor. “Saat diberi tahu bahwa hasil Hb saya lolos, saya sangat senang. Ini pertama kalinya saya donor darah untuk kasus darurat,” ujarnya sambil tersenyum.
Also Read
Kapolres OKU AKBP Endro Aribowo SIk MAp melalui Kasi Humas Polres OKU, AKP Ibnu Holdon dan Kapolsek Semidang Aji Ipda Meyke Krisdian Hasri SH, menyampaikan, apresiasi tinggi terhadap tindakan spontan Aipda Hadi. Menurutnya, aksi donor darah ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial polisi terhadap masyarakat.
“Langkah yang dilakukan Aipda Hadi adalah bukti nyata bahwa polisi selalu hadir untuk masyarakat, tak hanya dalam keamanan, tetapi juga dalam sisi kemanusiaan,” ucap AKP Ibnu.
Ia juga menambahkan bahwa tindakan seperti ini mencerminkan nilai-nilai solidaritas dan empati yang dipegang teguh oleh jajaran Polres OKU. “Kami berharap aksi ini bisa menginspirasi anggota kepolisian lainnya serta masyarakat umum untuk ikut serta dalam kegiatan sosial seperti donor darah,” jelasnya.
Bedi, anak dari Seruning, tak kuasa menyembunyikan rasa syukurnya. Ia mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan Aipda Hadi. “Kami sekeluarga benar – benar terharu. Darah dari Pak Hadi sangat berarti bagi ibu saya. Semoga Allah membalas semua kebaikan beliau,” ucapnya.
Menurut Bedi, keluarganya sempat cemas karena golongan darah AB sulit didapat. Dengan bantuan Aipda Hadi, kekhawatiran mereka sedikit mereda. “Kami sudah hubungi banyak orang tapi belum ada yang cocok. Syukurlah Pak Hadi bersedia membantu tanpa pamrih,” katanya penuh haru.
Donor darah bukan hanya menyelamatkan nyawa penerima, tetapi juga menyehatkan pendonor. Menurut data PMI, rutin mendonorkan darah dapat membantu regenerasi sel darah merah, menjaga kestabilan tekanan darah, serta menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke.
Aipda Hadi sendiri mengaku ingin menjadikan donor darah sebagai kegiatan rutin. “Saya sadar sekarang bahwa satu kantong darah bisa menyelamatkan nyawa seseorang. Itu luar biasa,” ujarnya.
Aksi yang dilakukan Aipda Hadi juga menjadi pengingat bahwa nilai-nilai kemanusiaan masih hidup di tengah masyarakat, bahkan di tengah kesibukan tugas negara.
Aksi sosial Aipda Hadi Suhendra mengajarkan bahwa satu tindakan sederhana bisa membawa perubahan besar. Kepedulian, keikhlasan, dan inisiatif menjadi fondasi utama dalam menciptakan masyarakat yang peduli satu sama lain.
Dengan mendonorkan darah, Aipda Hadi tidak hanya membantu satu pasien, tetapi juga membangkitkan semangat gotong royong di kalangan masyarakat. Semoga semakin banyak orang terinspirasi untuk berbagi demi sesama. (bet)














