### Warga Kota Baturaja Dihimbau Siaga

Personel Polsek Pengandonan evakuasi warga korban banjir.
TRANSPARANN.COM, BATURAJA – Intensitas curah hujan yang tinggi, Rabu (22/05/2024), di Bumi Sebimbing Sekundang sedari pukul 18.00 WIB, mengakibatkan beberapa Kecamatan di Kabupaten OKU siaga 1. Hujan yang turun secara terus menerus dengan intensitas tinggi mengakibatkan sungai Ogan meluap dan masuk ke rumah masayarakat.

Warga Desa Gunung Kuripan, Kecamatan Pengandonan, dievakuasi ke Markas Koramil Pengandonan.
Informasi yang didapat portal ini menyebutkan, di Desa Kelumpang, Desa Gunung Tiga dan Desa Belandang, Kecamatan Ulu Ogan; Desa Muara Saeh dan Desa Lubuk Tupak, Kecamatan Muara Jaya; Desa Tanjung Sari, Desa Tansi Lontar, Desa Kasambirata, Desa Gunung Liwat, Desa Gunung Kuripan, Kecamatan Pengandonan serta Desa Suka Merindu, Desa Tanjung Kurung, Desa Sukarame, Desa Batang Hari dan Desa Nyiur Sayak, Kecamatan Semidang Aji, wilayah yang terkena dampak banjir.
Bahkan, beberapa warga telah dievakuasi. Warga Desa Gunung Kuripan, Kecamatan Pengandonan yang terkena dampak banjir di evakuasi ke markas Koramil Pengandonan hal ini diakibatkan hujan belum berhenti hingga pukul 01.30 WIB, Kamis (23/05/2024).
Also Read
Personel Polsek Pengandonan evakuasi warga yang terdampak banjir.
Kapolsek Ulu Ogan, Ipda Indra Wilis bersama Kepala SPKT Regu 3 dan Personil Polsek Ulu Ogan, Rabu (22/05/2024), melakukan giat monitoring banjir yang diakibatkan oleh intensitas hujan yang lebat di Kecamatan Ulu Ogan.
Jalan Lintas Sumatera di Desa Padang Bindu, Kecamatan Semidang Aji, terendam banjir.
Selain itu, di Desa Padang Bindu, Kecamatan Semidang Aji, barang – barang warga hanyut dibawa banjir lantaran tidak sempat menyelamatkan lagi karena banjir berlangsung cepat di malam hari. Bahkan, air Sungai Ogan meluap hingga badan jalan persis di depan pintu masuk Gua Putri.
Jembatan di Desa Negeri Ratu, Kecamatan Lengkiti, putus diterjang banjir.
Josi Robert, warga Kecamatan Lengkiti, mengungkapkan, jika curah hujan dengan intensitas tinggi di Kecamatan Lengkiti, mengakibatkan beberapa desa di Kecamatan Lengkiti, mulai terdampak banjir. “Desa Negeri Ratu dan Desa Segara Kembang, banjir mencapai satu meter. Daerah dalam belum terpantau, karena katik (tidak ada) sinyal,” ungkap Robert.
Parahnya lagi, Jembatan di Desa Negeri Ratu, Kecamatan Lengkiti, putus diterjang banjir. (bet)













