### Memberikan Bantuan untuk Guru dan Siswa Terdampak Banjir

Kepala SMP Negeri 02 Kabupaten OKU, Sapto Surono menyerahkan bantuan kepada siswa yang terdampak banjir.
TRANSPARANN.COM, BATURAJA – Keluarga besar SMP Negeri 02 OKU menunjukkan solidaritas dan kepedulian mereka dengan memberikan bantuan kepada guru dan siswa yang terdampak banjir yang melanda beberapa hari lalu. Sebanyak 10 guru dan 150 siswa dari sekolah tersebut menjadi korban bencana alam ini.

Dewan guru SMP Negeri 2 Kabupaten OKU menyerahkan bantuan kepada siswa terdampak banjir.
Kepala SMPN 02 OKU, Sapto Surono, SPd MM, menjelaskan bahwa bantuan yang diberikan berupa mie instan, minyak sayur, beras, dan gula. Menurut Sapto, dana untuk bantuan tersebut berasal dari shodaqoh para siswa dan guru yang dengan ikhlas menyumbangkan sebagian rezekinya. “Bantuan ini dari siswa dan para guru yang Insyaallah tidak memberatkan,” ujar Sapto.
Also Read
Sapto juga berharap bantuan ini dapat meringankan beban para korban dan membantu mereka untuk bangkit kembali setelah musibah. “Siswa kita yang terdampak banyak dari wilayah Dusun Baturaja, Gotong Royong, Bakung, dan Batu Kuning,” tambahnya.

Dewan guru SMP Negeri 2 Kabupaten OKU menyerahkan bantuan kepada siswa terdampak banjir.
Banjir yang melanda wilayah OKU telah menyebabkan kerugian material dan mengganggu aktivitas belajar mengajar di sekolah tersebut. Namun, dengan semangat gotong royong dan kebersamaan, keluarga besar SMPN 02 OKU berupaya untuk saling membantu dan mendukung dalam situasi sulit ini.

Poto bersama.
Sementara itu, Olivia, siswa kelas IX.6 SMPN 02 OKU yang mendapatkan bantuan, mengungkapkan kegembiraannya. “Alhamdulillah senang karena pihak sekolah memberikan perhatian kepada kami yang terdampak banjir, apalagi kemarin di daerah Pusar di rumah masuk air hingga 1,5 meter. Sehingga banyak alat-alat sekolah seperti buku, tas, dan sepatu terendam oleh banjir,” ungkapnya. Dengan adanya bantuan ini, diharapkan para guru dan siswa yang terdampak banjir dapat segera pulih dan melanjutkan aktivitas belajar mengajar dengan normal. (jpn)















