
Pj Bupati OKU, H Teddy Meilwansyah menerima bantuan dari perwakilan Deputi Bidang Logistik dan Peralatan Badan Penanggulangan Bencana (BNPB) pusat.
TRANSPARANN.COM, BATURAJA – Dr. Lilik Kurniawan, perwakilan Deputi Bidang Logistik dan Peralatan Badan Penanggulangan Bencana (BNPB) pusat, melakukan kunjungan ke Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) pada Jumat (10/5) untuk memastikan penanganan pasca bencana banjir.
Kehadiran Dr. Lilik bertujuan untuk memantau kondisi pasca banjir serta menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak. Dia diterima langsung oleh Penjabat Bupati OKU, H Teddy Meilwansyah, di rumah Dinas Bupati OKU.
Lilik menegaskan bahwa indikator keberhasilan penanganan pasca bencana adalah semua masyarakat terdampak menerima bantuan dan penanganan yang sesuai.
Also Read
Dia memuji Pemerintah Kabupaten OKU atas upaya mereka dalam melaksanakan proses penyampaian bantuan.
“Jadi pertama indikatornya seluruh masyarakat yang terdampak jangan sampai tidak dapat bantuan. Tapi setelah kami lihat langsung Pemkab OKU telah berhasil melaksanakan dan memang perlu proses penyampaian bantuan ini,” ucap Lilik.
Bantuan yang disalurkan mencakup dana siap pakai sebesar Rp 200 juta untuk dukungan operasional penanganan darurat bencana banjir.
Selain itu, bantuan logistik dan peralatan penanganan darurat juga disediakan, seperti paket sembako, selimut, matras, kasur lipat, perahu, tenda pengungsian, pompa apung dan lainya.
Lilik juga menyoroti perlunya penanganan infrastruktur yang rusak untuk mempercepat pemulihan pasca bencana, agar kerusakan tidak mengganggu aktivitas masyarakat.
“Urusan infrastruktur yang rusak nanti diajukan ke kita. Ini semata mata mempercepat, jangan sampai kerusakan infrastruktur kritikel dapat mengganggu aktifitas masyarakat,” pungkasnya.
Dia berharap Pemerintah Kabupaten OKU bisa menganalisis penyebab banjir yang terjadi, termasuk aspek ekologis seperti perubahan aliran sungai dan kondisi hutan di daerah hulu, untuk mengembangkan program jangka panjang yang lebih efektif dalam penanganan bencana.
“Banjir itu persolaan ekologis apakah betul betul tidak ada perubahan dari dulu sekarang. Saya tidak tahu didaerah hulu masih banyak pohon. Bagaimana dengan sungai kita apakah tetap lebarnya sama dan ketinggian yang sama atau lebih kecil lagi. Ini tentu saya berharap bisa dievaluasi program jangka panjang. Ada RPJMD harus ada program jangka panjang,kami di pusat akan mendukung, rencana harus dimulai dari daerah siapapun pemimpinya harus perhatikan ini,” jelasnya.
Sementara itu, Pj Bupati OKU, H Teddy Meilwansyah, mengucapkan terima kasih atas bantuan yang terus mengalir dari berbagai pihak.
Dia menegaskan bahwa pihaknya akan mengusulkan perbaikan infrastruktur yang rusak sesuai arahan dari BNPB pusat, sebagai upaya untuk memulihkan kondisi pasca bencana banjir.
“Tentunya kami berterima kasih kapada BNPB pusat telah memberikan bantuan. Kita akan mengusulkan perbaikan infrastruktur yang rusak sesuai arahan dari BNPB pusat, sebagai upaya untuk memulihkan kondisi pasca bencana banjir,” jelasnya.(jpn)













