
PJ Bupati OKU H Teddy Meilwansyah menyampaikan turut prihatin atas musibah yang dialami Uminah.
TRANSPARANN.COM, BATURAJA – Kebakaran yang melanda rumah Uminah (65), warga Dusun Himalaya 2, Blok M, Desa Batuwinangun, Kecamatan Lubuk Raja, telah meninggalkan jejak duka yang mendalam bagi keluarga yang terkena dampaknya.
Peristiwa tragis ini terjadi pada Senin sore kemarin, saat api melahap habis rumah semi permanen yang terbuat dari bahan papan tersebut, tak menyisakan apa pun kecuali puing-puing dan kesedihan.
Also Read
Menurut keterangan dari seorang tetangga, kebakaran terjadi sekitar pukul 06.15 WIB, ketika listrik padam dan rumah dalam keadaan kosong karena Uminah sedang berada di rumah anaknya yang berdekatan.
Uminah, yang setiap hari menghabiskan waktunya untuk merawat cucunya, tidak menyangka bahwa rumahnya akan menjadi korban api pada hari tersebut.
Upaya pemadaman baru dapat dilakukan sekitar pukul 20.00 WIB, setelah mobil pemadam kebakaran dari posko Kecamatan Lubuk Raja turut dikerahkan untuk memadamkan kobaran api yang membara.
Mendengar kabar tersebut, PJ Bupati OKU H Teddy Meilwansyah yang tengah melakukan Safari Ramadhan di Kecamatan Lubuk Raja, segera merespons dengan turun langsung meninjau lokasi kejadian.
Dalam pertemuan singkat dengan Uminah, Teddy menyampaikan rasa duka yang mendalam atas kejadian yang menimpanya.

PJ Bupati OKU H Teddy Meilwansyah menyampaikan turut prihatin atas musibah yang dialami Uminah.
Dengan komitmen yang teguh, Teddy menyatakan bahwa pemerintah daerah akan mengambil langkah konkret untuk membantu Uminah dan keluarganya. Melalui program bedah rumah, Teddy bertekad untuk membangun kembali rumah yang telah dilalap api, sebagai bentuk bantuan bagi korban kebakaran.
Teddy juga telah meminta bantuan kepada instansi terkait, termasuk Asisten III Setda OKU dan Dinas PU Perkim, untuk segera mengalokasikan sumber daya dan koordinasi yang diperlukan guna mewujudkan rencana ini.
Selain itu, Teddy juga memerintahkan BPBD OKU untuk mengirimkan bantuan sembako, pakaian, selimut, dan matras sebagai langkah awal dalam membantu Uminah dan keluarganya menghadapi masa sulit ini.
Dengan upaya bersama dari pemerintah dan masyarakat, diharapkan Uminah dan keluarganya dapat segera mendapatkan bantuan yang mereka perlukan, serta mendapatkan kembali tempat tinggal yang layak dan nyaman. Kepedulian dan solidaritas kita semua akan menjadi pilar utama dalam membantu mereka melewati cobaan ini. (jpn)













