
Kadisdik OKU, Drs. H. Topan Indra Fauzi MPd
TRANSPARANN.COM, BATURAJA – Bulan suci Ramadhan 1445 Hijriah telah tiba, dan sebagai bagian dari upaya mendukung siswa yang sedang menjalankan ibadah puasa, Dinas Pendidikan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) mengambil langkah-langkah khusus. Langkah-langkah tersebut meliputi pengurangan jam belajar dan penghapusan praktik pelajaran olahraga bagi siswa SD dan SMP.
Kepala Dinas Pendidikan OKU, Drs. H. Topan Indra Fauzi MPd, menjelaskan bahwa pengurangan jam belajar dilakukan sebesar 10 menit per mata pelajaran. Tujuannya adalah untuk memastikan semangat belajar siswa tetap terjaga selama menjalani ibadah puasa. Sebelum bulan suci Ramadhan, para siswa masuk sekolah pada pukul 07.00 WIB. Namun, selama bulan puasa ini, jadwal masuk sekolah diundur menjadi pukul 08.30 WIB, dengan waktu pulang pada pukul 12.30 siang WIB untuk jenjang SD dan SMP. Sementara itu, untuk jenjang PAUD dan TK, masuk sekolah diatur pada pukul 08.30 – 10.00 WIB.
Also Read
“Siswa mulai dari jenjang PAUD, TK, SD, dan SMP dijadwalkan kembali masuk sekolah pada Jumat, 15 Maret 2024, setelah sebelumnya mereka libur untuk hari raya Nyepi dan hari pertama Ramadhan. Selama bulan suci Ramadhan, jam pelajaran akan sedikit berbeda dengan dikurangi 10 menit untuk setiap mata pelajaran. Selain itu, praktik pelajaran olahraga juga dialihkan dengan pembelajaran secara teori,” jelas Topan.
Keputusan ini didasarkan pada penghormatan terhadap para siswa yang sedang menjalankan ibadah puasa. Topan menegaskan bahwa melakukan olahraga dengan intensitas tinggi saat berpuasa dapat berdampak tidak sehat dan tidak bermanfaat bagi kesejahteraan siswa yang sedang berpuasa.
“Langkah-langkah ini diharapkan dapat memberikan kenyamanan dan fokus kepada para siswa dalam menjalani ibadah puasa serta mempertahankan kualitas pembelajaran selama bulan suci Ramadhan,” tambahnya.(jpn)















