### Bupati OKU Siapkan Lokasi Strategis BPOM

Bupati OKU H Teddy Meilwansyah bersama Sestama BPOM Irjen Pol Jayadi meninjau rencana lokasi lahan hibah kantor BPOM.
TRANSPARANN.ID, OKU – Pemerintah Kabupaten OKU mendukung penuh rencana pembangunan kantor BPOM OKU melalui penyediaan lahan hibah.
Bupati OKU, Teddy Meilwansyah, menegaskan komitmen tersebut saat menerima audiensi tim BPOM. Langkah strategis ini bertujuan memperkuat pengawasan obat dan makanan di wilayah Sumatera Selatan.
Komitmen Hibah Lahan Pemerintah
Pemerintah daerah telah menyiapkan beberapa opsi lokasi strategis untuk pembangunan gedung baru tersebut.
Also Read
Salah satu lahan pilihan berada tepat di belakang Kantor Pemda OKU. Selain itu, pemerintah menawarkan opsi lokasi yang berdekatan dengan rencana sekolah rakyat.
Bupati Teddy memastikan penyediaan lahan akan menyesuaikan dengan kriteria teknis dari pihak BPOM. Ia ingin proses administrasi hibah ini berjalan cepat dan sesuai aturan.
“Pemkab OKU siap mensupport, apa pun yang diperlukan akan kami bantu secara maksimal,” ujar Teddy.
Manfaat Ekonomi dan Pengawasan
Kehadiran kantor UPT BPOM diyakini akan memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal. Lembaga ini nantinya akan memberikan pendampingan teknis bagi pelaku UMKM sektor pangan. Oleh karena itu, masyarakat dapat memperoleh jaminan keamanan produk yang lebih baik.
Bupati berharap pembangunan fisik kantor dapat segera terealisasi agar manfaatnya langsung terasa. Hal ini merupakan bentuk sinergi nyata antara pemerintah pusat dan daerah.
“Mari kita berkomitmen agar pembangunan berjalan lancar karena dampaknya luar biasa bagi daerah,” tambahnya.
Memperluas Jangkauan Layanan BPOM
Sekretaris Utama BPOM, Irjen Pol Jayadi, mengapresiasi sambutan hangat dan dukungan penuh Pemkab OKU.
Saat ini, jangkauan layanan BPOM di Sumatera Selatan memang masih perlu perluasan. Kantor baru ini rencananya akan melayani tiga kabupaten sekaligus di wilayah sekitarnya.
Pihak BPOM membutuhkan dukungan lahan karena pemerintah pusat belum memiliki aset bangunan di sana. Kerjasama ini menjadi kunci utama dalam mempercepat pelayanan publik bagi masyarakat OKU Raya.
“Tujuannya untuk mendekatkan layanan BPOM, setidaknya bisa mengcover tiga kabupaten di OKU,” jelas Jayadi. (*)













