### Upaya Disdik OKU Majukan Mutu Sekolah

Suasana kegiatan Supervisi Kepala SMP Negeri 46 OKU yang dipimpin oleh Pengawas Sekolah Dinas Pendidikan OKU, Firdaus, S.Pd., M.Si.,. Rangkaian acara meliputi pemaparan visi-misi sekolah oleh Kepala Sekolah Nur Aisyah, M.Pd. dan evaluasi kinerja berbasis data bersama seluruh guru dan staf TU.
TRANSPARANN.ID, OKU – Dinas Pendidikan mengevaluasi kualitas pembelajaran melalui Supervisi SMPN 46 OKU. SMP Negeri 19 OKU menjadi tuan rumah acara ini.
Kegiatan ini berlangsung pada hari Selasa (14/4/2026). Tema kegiatan ini adalah program sekolah berbasis data. Tujuannya untuk meningkatkan mutu pembelajaran secara terukur.
Pengawas Sekolah Dinas Pendidikan OKU, Firdaus, S.Pd., M.Si., memimpin kegiatan ini. Ia memfokuskan evaluasi pada peningkatan kinerja satuan pendidikan.
Also Read
“Kami ingin mewujudkan lulusan yang berakhlak mulia. Evaluasi berbasis data ini sangat krusial bagi perbaikan sekolah,” tegas Firdaus.
Paparan Visi dan Capaian Sekolah
Selanjutnya, Kepala SMPN 46 OKU, Nur Aisyah, M.Pd., memaparkan arah kebijakan. Ia mempresentasikan visi, misi, dan tujuan sekolah secara komprehensif.

(Kiri-Kanan Baris Depan Duduk) Jajaran Ibu Guru (termasuk Nur Aisyah, M.Pd., Kepala SMPN 46 OKU, jilbab ungu), Firdaus, S.Pd., M.Si. (Pengawas Sekolah Dinas Pendidikan OKU, berkacamata, kopiah cokelat), dan jajaran Bapak Guru. (Berdiri di Belakang) Guru-guru SMP Negeri 46 OKU.
Selain itu, Nur Aisyah juga membeberkan hasil implementasi program. “Program kami selaras dengan cita-cita pendidikan nasional,” ungkap Nur Aisyah.
Para siswa juga harus memiliki wawasan luas. Hal ini penting untuk menghadapi berbagai tantangan masa depan. “Kami bertekad mencetak generasi berkarakter kuat dan mandiri,” jelasnya kemudian.
Partisipasi Aktif Tenaga Pendidik
Kegiatan pembinaan ini tidak hanya melibatkan unsur pimpinan sekolah. Seluruh dewan guru dan staf Tata Usaha turut berpartisipasi aktif.
Langkah ini sangat penting untuk memastikan keselarasan langkah ke depan. Mereka mengikuti seluruh rangkaian supervisi dari awal hingga akhir.
Oleh karena itu, pengambilan keputusan ke depan akan semakin akurat. Penyusunan program sekolah juga menjadi lebih tepat sasaran.
Pendekatan berbasis data ini pasti memberikan dampak yang positif. Pada akhirnya, mutu Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) akan terus meningkat tajam. (*)















