### Intervensi Sumur Migas Pacu Produksi

PEP Zona 4 Berhasil Reaktivasi Sumur Lewat Well Intervention, Produksi Minyak Meningkat 552 BO
TRANSPARANN.ID, PRABUMULIH – PT Pertamina EP Zona 4 sukses memulihkan sumur LBK-29. Lokasi sumur ini berada di Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan. Tim memulihkan produksi melalui langkah intervensi sumur.
Uji alir awal berlangsung pada 24 Maret 2026. Sumur ini menghasilkan 552 barel minyak per hari (BOPD). Selain itu, produksi gas mencapai 0,35 juta standar kaki kubik.
General Manager PEP Zona 4, Djudjuwanto, memberikan penjelasan. “PEP Zona 4 tidak hanya fokus mengebor sumur baru,” katanya.
Also Read
Langkah ini mendorong peningkatan produksi migas secara efisien dan berkelanjutan. “Kami juga aktif mengoptimalkan sumur eksisting,” tambah Djudjuwanto.
Intervensi Teknologi ESP
Awalnya, sumur LBK-029 memproduksi 205 barel minyak per hari. Namun, aliran sumur ini terhenti pada 13 Maret 2026. Penyebabnya adalah penurunan drastis tekanan alamiah pada reservoir.
Oleh karena itu, tim PEP Zona 4 segera bertindak. Mereka melakukan intervensi sumur sejak 20 hingga 24 Maret 2026. Pekerja menerapkan teknologi pengangkatan buatan (artificial lifting).
Teknologi ini menggunakan Electric Submersible Pump (ESP). Pompa sentrifugal ini mengangkat minyak dari dasar sumur ke permukaan. Selanjutnya, minyak mentah mengalir langsung menuju stasiun pengumpul.
Metode ESP memiliki berbagai keunggulan yang sangat strategis. Teknologi mutakhir ini mampu menghasilkan laju produksi yang tinggi. Operasinya juga stabil dan sangat cocok untuk sumur dalam.
Komitmen Ketahanan Energi
Keberhasilan ini sangat penting bagi langkah strategis perusahaan. “Ini adalah wujud kontribusi kami terhadap ketahanan energi nasional,” tegas Djudjuwanto.
Operasional perusahaan selalu memprioritaskan penerapan prinsip keamanan kerja (HSSE). “Keselamatan adalah budaya utama dan terpenting di Pertamina,” ujar Djudjuwanto.
Lingkungan dan masyarakat sekitar juga menjadi prioritas utama perusahaan. “Tidak ada target yang lebih penting dari keselamatan pekerja,” tambahnya.
Profil Singkat Perusahaan
PHR Regional Sumatra Zona 4 adalah bagian Subholding Upstream Pertamina. Entitas ini mengoperasikan tujuh wilayah kerja migas yang strategis.
Wilayah tersebut mencakup lapangan PEP Prabumulih, Limau, dan Adera. Selain itu, ada PEP Pendopo, Ramba, Ogan Komering, dan Raja Tempirai.
Area kerja ini tersebar luas di dua kota besar. Kota operasional tersebut adalah Prabumulih dan juga Palembang. Wilayah ini juga mencakup sembilan kabupaten di Sumatera Selatan.
Sebagai informasi tambahan, SKK Migas Sumbagsel mengawasi langsung seluruh operasi wilayah ini. (*)















