### Akhir Dramatis Sang Cinderella Liga Champions

Selebrasi Kemenangan Sporting CP atas Bodo/Glimt
TRANSPARANN.ID – Perjalanan ajaib Bodo/Glimt pada ajang Liga Champions akhirnya usai. Sporting CP sukses menghentikan kejutan tim asal Norwegia tersebut.
Awal Kejutan Bodo/Glimt
Bodo/Glimt memang tampil mengejutkan pada Liga Champions musim ini. Sebagai juara Liga Norwegia, mereka merangkak dari babak kualifikasi. Mereka berhasil menyingkirkan Sturm Graz untuk menembus fase liga.
Selanjutnya, lawan-lawan tangguh sudah menanti mereka pada babak tersebut. Awalnya, mereka gagal menang pada enam laga pertama. Namun, mereka sukses menahan imbang Tottenham Hotspur dan Borussia Dortmund.
Also Read
Kejutan sesungguhnya muncul pada dua laga terakhir fase liga. Mereka mampu mengalahkan Manchester City 3-1 dan Atletico Madrid 2-1. Hasil itu membawa mereka lolos ke fase gugur. Mereka menempati peringkat ke-23 pada klasemen akhir fase liga.
Berlanjut ke Fase Gugur
Tim asuhan Kjetil Knutsen ini terus menciptakan kejutan. Mereka bertemu Inter Milan pada babak play-off fase gugur. Hebatnya, Jens Petter Hauge dan kolega menang dua kali. Mereka menaklukkan pemuncak klasemen Liga Italia itu 3-1 dan 2-1.
Sensasi mereka berlanjut pada babak 16 besar Liga Champions. Bodo/Glimt menghajar Sporting CP 3-0 pada laga leg pertama. Tiket perempat final seolah sudah berada dalam genggaman mereka.
Akhir Sang Cinderella
Akan tetapi, Sporting CP menghancurkan harapan tersebut. Laga leg kedua berlangsung di Lisabon, Selasa (17/3/2026). Klub mantan didikan Cristiano Ronaldo ini tampil sangat luar biasa. Mereka berhasil menyamakan agregat skor pada waktu normal pertandingan.
Goncalo Inacio mencetak gol pembuka pada menit ke-34. Pedro Goncalves lalu menggandakan keunggulan pada menit ke-61. Penalti Luis Suarez pada menit ke-78 mengubah skor menjadi 3-0. Agregat imbang 3-3 sehingga laga berlanjut ke perpanjangan waktu.
Memasuki babak tambahan, Sporting CP terus menekan pertahanan lawan. Maximiliano Araujo sukses mencetak gol cepat pada menit ke-92. Bodo/Glimt sebenarnya menurunkan susunan pemain utama terbaik mereka. Namun, mereka gagal menciptakan ancaman berarti ke gawang lawan.
Sebaliknya, Rafael Nel justru menambah gol bagi Sporting CP. Gol pada masa injury time itu menutup pesta tuan rumah. Pertandingan leg kedua pun berakhir dengan skor telak 5-0. Sporting CP berhak lolos berkat keunggulan agregat akhir 5-3.
Mencetak Sejarah Baru
Sporting CP mencetak sejarah baru pada ajang Liga Champions. Mereka menjadi klub ke-18 yang membalikkan ketertinggalan tiga gol. Sebelumnya, Liverpool dan AS Roma juga pernah melakukan hal serupa.
Selanjutnya, Sporting CP melaju ke babak perempat final. Mereka akan menghadapi pemenang antara Arsenal dan Bayer Leverkusen. (*)
















