### Enam Warga Terluka Saat Beli Makanan Berbuka

PERAWATAN INTENSIF : Salah satu dari enam korban kecelakaan takjil di OKU menerima perawatan intensif di Puskesmas Karya Mukti.
TRANSPARANN.ID, OKU – Tragedi mengejutkan mewarnai suasana jelang waktu berbuka puasa. Kecelakaan lalu lintas terjadi pada Sabtu sore.
Satu unit mobil tabrak warung di Kecamatan Sinar Peninjauan. Insiden laka lantas OKU ini melukai banyak warga. Momen bermula saat Toyota Agya menabrak kerumunan pembeli gorengan.
Peristiwa tragis ini terjadi sekitar pukul 17.25 WIB. Lokasinya berada di jalan poros Desa Karya Mukti XII.
Also Read
Saat itu, warga sedang ramai mencari makanan takjil. Tiba-tiba, satu unit mobil silver melaju tak terkendali. Kendaraan itu langsung menyapu warung di pinggir jalan.
Pengemudi teridentifikasi bernama Vina Aprilia, usia 19 tahun. Pelajar asal Desa Mendala ini sedang belajar mengemudi.
Ia mengendarai Toyota Agya matik bernopol BE 1483 KP. Diduga kuat, ia panik saat menghadapi keramaian pembeli. Pengemudi salah menginjak pedal gas, bukan pedal rem.
Akibatnya, enam orang pembeli menjadi korban hantaman mobil. Salah satu korban adalah balita perempuan berusia lima tahun.
Sadira (53), seorang petani, mengalami patah tangan kanan. Korban lainnya menderita luka dalam dan memar parah. Semua korban segera dilarikan ke Puskesmas Karya Mukti.
Kondisi beberapa korban membutuhkan penanganan medis lebih serius. Tiga orang rencananya dirujuk ke RSUD Baturaja segera.

HANCUR LEBUR : Pemandangan mengerikan di lokasi kejadian di Desa Karya Mukti XII, Sinar Peninjauan, OKU. Sebuah mobil Toyota Agya perak (nopol BE 1483 KP) menabrak warung takjil di pinggir jalan pada Sabtu sore. Kecelakaan tragis ini menghancurkan warung sepenuhnya, melukai enam orang pembeli dan menghancurkan sebuah gerobak gorengan biru.
Pihak kepolisian bergerak cepat merespons insiden berdarah ini. Polsek Sinar Peninjauan langsung mengamankan lokasi kejadian perkara.
Kapolsek Sinar Peninjauan Ipda Suherman memberikan keterangan resminya kepada awak media.
“Kami telah mendatangi TKP dan mengamankan pengemudi,” ucapnya.
Polisi tidak ingin mengambil risiko adanya gangguan keamanan susulan.
“Kendaraan beserta pelaku sudah kami amankan di Polsek,” tambah Kapolsek.
Situasi di lokasi kejadian saat ini berangsur aman. Polisi juga berkoordinasi dengan Unit Laka Lantas Polres OKU.
“Kami terus memonitor kondisi korban di puskesmas setempat,” tegasnya.
Kasus ini menyoroti bahaya aktivitas belajar mengemudi di keramaian. Aparat mengimbau warga lebih berhati-hati saat latihan menyetir.
Proses penyelidikan akan berjalan sesuai prosedur hukum yang berlaku. Publik tentu menanti penyelesaian insiden ini secara adil. (*)














