### Pelayanan Humanis di Stasiun Baturaja OKU

Petugas Pospam Terpadu memastikan Oktaviana dan Syifa, penumpang tujuan Tanjung Karang, naik kereta dengan aman.
TRANSPARANN.ID – Personel Pospam Terpadu memberikan pelayanan humanis kepada penumpang tertinggal di Stasiun Baturaja, Sabtu (14/3/2026).
Anggota Polres OKU bergerak cepat membantu ibu dan anak yang kehilangan jadwal kereta menuju Tanjung Karang.
Oktaviana (39) dan putrinya, Syifa (16), tampak lesu berdiri di pinggir peron stasiun pagi itu. Mereka hanya bisa menatap rel kosong setelah kereta tujuan Lampung berangkat lebih awal. Wajah cemas terpancar jelas dari raut muka warga Lempuyang tersebut.
Also Read
Melihat kondisi itu, petugas kepolisian langsung menghampiri kedua penumpang yang kebingungan. Polisi mengajak mereka beristirahat sejenak di pos pengamanan yang cukup sejuk. Langkah ini bertujuan untuk menenangkan suasana hati ibu dan anak tersebut.
“Kami tidak membiarkan mereka kebingungan di tengah keramaian stasiun,” ujar Kasi Humas Polres OKU, AKP Ferri Zulfian.
Petugas kemudian berkoordinasi dengan pihak manajemen stasiun untuk mencari jadwal keberangkatan berikutnya.
Sambil menunggu, petugas menyediakan minuman dan tempat duduk yang nyaman bagi mereka. Suasana hangat tercipta di tengah hiruk pikuk arus mudik yang padat.
AKP Ferri menjelaskan bahwa kenyamanan masyarakat merupakan prioritas utama selama masa pengamanan. Pihak kepolisian ingin memastikan setiap kendala perjalanan warga mendapat solusi cepat.
“Kami memfasilitasi kedua penumpang untuk beristirahat sambil menunggu jadwal kereta selanjutnya,” tambah AKP Ferri.
Saat jadwal kereta baru tiba, petugas tidak sekadar melepas mereka begitu saja. Polisi mengawal Oktaviana dan Syifa melewati proses boarding yang mulai tampak antre. Mereka memastikan ibu dan anak ini mendapatkan tempat duduk sesuai tiket di gerbong.
Oktaviana merasa sangat terbantu dengan kesigapan petugas yang mengantarnya hingga ke dalam gerbong kereta. Rasa khawatir yang sempat menyelimuti dirinya perlahan sirna berganti senyum syukur.
“Terima kasih pak polisi, kami tadi sempat takut tidak bisa pulang hari ini,” ungkap Oktaviana haru.
Kereta api akhirnya perlahan bergerak meninggalkan Stasiun Baturaja membawa lega bagi para penumpang tersebut. Kehadiran Polri di tengah masyarakat memberikan rasa aman yang nyata bagi para pemudik tahun ini. (*)














